< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4

Page 3 of 4
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.6, No. 2

223

H a l a m a n

Sarwono kemudian masuk dan

menawarkan ranah yang belum banyak

terambahi sebelumnya, bahasan

mengenai internet yang bukan hanya

sebagai gudang informasi, namun juga

dimanfaatkan sebagai alat dalam

menjaring, mengolah dan menganalisis

data dalam penelitian. Internet tidak lagi

dipahami sebagai suatu hal yang pasif

namun dengan bantuan pemrograman

dapat diarahkan untuk melakukan tugas-

tugas tertentu menggantikan peneliti yang

memiliki banyak keterbatasan.

Dalam penelitian sosial, sudah jamak

penelitian dilakukan dengan informasi

yang diperoleh melalui kuesioner.

Biasanya proses ini memakan waktu yang

cukup panjang. Lebih sulit lagi bila

responden berada di lokasi yang berbeda

dengan peneliti, di luar pulau atau bahkan

di luar negeri.

Kuesioner harus dikirimkan lewat pos

disertai dengan pengantar, yang

membutuhkan waktu cukup panjang

hanya untuk mencapai responden.

Menunggu balasan dari responden

merupakan masalah lain lagi. Belum lagi

risiko-risiko sampingan yang menyertai

proses ini.

Proses pengiriman ini bisa dipangkas

menggunakan internet. Dalam kasus yang

paling sederhana, kuesioner dapat dikirim

melalui email, baik langsung dalam

bodytext

yang dibawa oleh email dalam

attachment

Pendekatan yang selangkah lebih maju,

dilakukan menggunakan email, namun

hanya berupa pengantar. Peneliti

hypertext

calon responden mengakses kuesioner

online tertentu yang sudah disiapkan oleh

server

Bagi peneliti yang mungkin saja

universitasnya tidak atau belum memiliki

server

menjadi masalah. Peneliti dapat

gratisan

seperti geocities, tripod, angelfire dan lain-

lain.

Kuesioner online ini lalu dengan mudah

diisi oleh responden. Dengan cara ini,

peneliti akan lebih mudah dan lebih cepat

menggapai responden dari area cakupan

yang hampir tak berhingga. Cara yang

ampuh dimanfaatkan bagi peneliti-peneliti

rapid research

yang populer akhir-akhir ini.

Kelebihan pamungkas dari penelitian

tools

adalah data dari responden diterima

langsung oleh komputer yang dapat

diprogram untuk secara automatis

mengolah dan mengelola data yang

diterima menjadi informasi yang

dibutuhkan. Dengan demikian, proses

penelitian ini bisa dikatakan berlangsung

real timeserver

diasumsikan berjalan terus tanpa pernah

lelah dan beristirahat.

Tentu saja, proses ini tidak semudah

membalikkan telapak tangan. Diperlukan

keterampilan khusus untuk membuat

program yang mampu menganalisis data-

data yang masuk dari responden. Namun

demikian sebagai pembuka jalan,

Sarwono menambahkan contoh-contoh

listing

dimodifikasi untuk tujuan-tujuan yang

berbeda, untuk membuat buku ini menjadi

buku yang aplikatif bagi pembacanya.

Dengan demikian, buku ini menjadi salah

sebuah solusi

awal melangkah

m ewujud k an

s eb uah

penelit ian

berbasiskan internet. Sarwono dengan jitu

menunjukkan bahwa meneliti dengan

memanfaatkan internet dapat dilakukan

oleh siapa saja, dengan topik yang

beragam serta tanpa dibatasi oleh