< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12

Page 3 of 12
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.6, No. 2

235

H a l a m a n

pemerintah.

Bahkan

tidak

menutup

kemungkinan kompetisi akan terjadi dengan

RS asing yang berada di kota Bandung

karena persaingan global akan semakin

terbuka lebar. Dengan banyaknya pesaing

dan semakin mudahnya akses ke RS maka

konsumen memiliki posisi tawar yang lebih

tinggi. Mereka bebas memilih RS yang

mampu memberikan pelayanan yang

memuaskan, profesional, dengan biaya

yang rasional. Oleh karena itu, RSAI harus

competitive advantage

pelayanan yang bisa dibedakan dari

kompetitornya.

Home Care

mata hanya untuk memuaskan pelanggan

melalui upaya pengobatan dan perawatan

secara optimal dan profesional di rumah

pasien, tetapi tentu saja diharapkan bisa

memberi kontribusi positif terhadap RS.

Kontribusi yang diharapkan bukan hanya

pendapatan tetapi yang lebih penting

adalah dapat mempertahankan atau dapat

menarik pelanggan baru RS. Seperti yang

diutarakan Kepala Urusan HC RSAI bahwa

dengan pelayanan HC ini bisa mengikat dan

juga menarik pelanggan baru.

Rumusan Masalah

1.

1.Berdasarkan

latar

belakang

penelitian di atas, maka dapat

dirumuskan masalahnya sebagai

berikut:

2.

Bagaimana

gambaran

segmen

pelanggan HC RSAI ditinjau dari

faktor

demografi

(umur,

jenis

kelamin, pekerjaan, penghasilan, dan

agama), geografi (daerah tempat

tinggal), dan psikografi (persepsi dan

preferensi)

3.

Bagaimana gambaran segmen pasar

potensial HC RSAI ditinjau dari faktor

demografi (umur, jenis kelamin,

pendidikan, pekerjaan, penghasilan,

dan agama), geografi (daerah tempat

tinggal), dan psikografi (persepsi dan

preferensi)

4.

Bagaimana target pasar HC RSAI

yang

paling

sesuai

bagi

pengembangan HC ke depan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Banyak organisasi yang memanfaatkan

pemasaran

sasaran

yaitu

dengan

membedakan

segmen-segmen

pasar

utama, membidik satu atau dua segmen itu,

dan mengembangkan produk serta program

pemasaran yang dirancang khusus bagi

masing-masing

segmen.

Pemasaran

sasaran dilakukan dengan tiga langkah

utama seperti yang ditunjukkan dalam

gambar 2.1.

Gambar 2.1.

Segmentasi, Penentuan Target, dan Peneta-

pan Posisi Pasar

Princi-

ples of Marketing

Prentice Hall International, Inc. New Jersey,

p.183, 2006

SEGMENTING

Segmentasi pasar adalah suatu proses me-

nempatkan konsumen ke dalam subkelom-

pok yang memiliki respons yang sama terha-

dap

suatu

program

pemasaran

(Cravens,1997).Menurut Rambat Lupiyoadi

(2001), segmentasi pasar adalah membagi

pasar menjadi kelompok pembeli yang dibe-

dakan menurut kebutuhan, karakteristik,

atau tingkah laku, yang mungkin membu-

tuhkan produk yang berbeda. Sedangkan

Swastha (1997), segmentasi pasar adalah

kegiatan membagi-bagi pasar yang bersifat

heterogen dari suatu produk ke dalam

satuan-satuan pasar yang bersifat ho-

mogen. Berdasarkan definisi diatas, seg-

mentasi pasar dapat diartikan sebagai

proses membagi pasar yang beterogen ke

Segmentasi

Pasar

Mengidentifi-

kasi dasar

-dasar

untuk

segmenta-

si pasar

Penentuan

Target

Pasar

3.Mengemba

ng- kan

daya tarik

masing-

masing

segmen

Penetapan

Posisi

Pasar

5.Mengembangk

an posisi untuk

segmen yang

ditargetkan

6.Mengembangk

an bauran