< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12

Page 9 of 12
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.6, No. 2

241

H a l a m a n

yang berpotensi memerlukan HC dan

mempunyai minat ketika ada penawaran

jasa layanan HC terhadap mereka.

Faktor Demografi

Analisis pasar potensial HC RSAI meliputi

umur, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan,

penghasilan, agama, dan jenis penyakit

yang diderita.

Pasien yang menjadi responden pasar

potensial HC sebagian besar berusia >60

tahun (29%) dan diikuti oleh pasien yang

berusia 50-59 tahun (21%). Banyaknya usia

lansia yang potensial terhadap HC ini terkait

dengan jenis penyakit yang diderita para

lansia sendiri yaitu penyakit degeneratif

yang umumnya perlu perawatan lama. Data

ini bersesuaian dengan data pelanggan HC

RSAI yang mayoritas usianya >60 tahun

(70,7%).

Segmentasi pasar potensial berdasarkan

jenis kelamin mayoritas berjenis kelamin

perempuan (56%). Kenyataan ini berbeda

dengan data jenis kelamin pelanggan HC

RSAI selama ini yang didominasi oleh laki-

laki.

Jika dilihat dari jenis pendidikan yang

menjadi responden pasar potensial HC

sebagian besar berpendidikan SMA (34%)

dan S1 (27%), D3 (16%). Secara umum

pengunjung RSAI berpendidikan menengah

ke atas sehingga dipersepsikan kesadaran

terhadap pelayanan kesehatan sudah baik

dan dapat memilih sarana kesehatan sesuai

dengan yang diinginkan.

Jenis pekerjaan pada responden pasar

potensial ini sebagian besar sebagai IRT

(33%) dan PNS (22%). Jika dikaitkan dengan

jenis kelamin responden yang mayoritas

perempuan, maka terjadi kesesuaian

karena pada umumnya para wanita lebih

banyak yang menjadi IRT. Walaupun

menurut Renald Kasali jumlah wanita

pekerja akan meningkat namun tidak

semua wanita akan memilih bekerja karena

mereka akan lebih berkonsentrasi untuk

mengurus anak-anak dan rumah tangganya.

Penghasilan pada responden potensial HC

sebagian besar berpenghasilan >1-2,5 juta

(44%), sama seperti pada pelanggan HC

RSAI maka berdasarkan kelas sosial

responden potensial HC ini berada pada

kelas menengah atas. Jika dilihat dari kelas

sosial ekonomi tersebut maka responden

memiliki daya beli yang tinggi karena

menurut Lamb, et al. (2001), tingkat

pendapatan akan mempengaruhi keinginan

para konsumen dan menentukan daya beli

mereka.

Agama yang dianut oleh responden hampir

seluruhnya beragama Islam. Walaupun

begitu ada juga responden yang beragama

di luar Islam yang berobat ke RSAI. Hal ini

dipersepsikan karena RSAI sendiri tidak

membatasi pasien yang beragama di luar

Islam untuk berobat atau dirawat di RSAI.

Faktor Geografi

Pasar potensial berdasarkan faktor geografi

umumnya bertempat tinggal di Kecamatan

Margacinta (20%), Rancasari (14%), luar

kota (13%) dan lain-lain yang tersebar di

wilayah Bandung Timur dan sekitarnya.

Daerah tempat tinggal pasar potensial

terbanyak sama dengan tempat tinggal

pelanggan karena mayoritas pasien RSAI

adalah dari daerah sekitar RSAI.

Faktor Psikografi

Segmentasi responden berdasarkan faktor

psikografi terdiri dari kelas perawatan,

alasan/motivasi berobat ke RSAI, perujuk

berobat ke RSAI, penanggung biaya

pengobatan/perawatan,

lama

memanfaatkan

serta

persepsi

dan

preferensi terhadap HC.

Kelas Perawatan

Kelas perawatan responden didominasi oleh

kelas II (21%), kelas I (19%), dan VIP (15%),

sedangkan sisanya dari RJ yaitu 47%. Data

ini tidak jauh berbeda dengan kelas

perawatan pelanggan HC sebelumnya yang

didominasi oleh pelanggan dari VIP dan

kelas I. Kelas perawatan pasien ini dapat

menunjukkan

kelas

sosialnya

di

masyarakat.

Alasan Berobat ke RSAI