< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11

Page 9 of 11
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.6, No. 2

253

H a l a m a n

LEED untuk Laboratorium

The LEED Rating System

mentransformasikan lingkungan binaan

menuju lingkungan berkelanjutan dengan

menyediakan industri gedung secara konsis-

ten dengan menggunakan standar-standar

kredibel untuk menciptakan apa yang dise-

green building

hijau. Sistem peringkat ini dikembangkan

dan secara terus menerus diperbaikin me-

lalui suatu proses terbuka berbasis konsen-

sus, yang telah menjadikan LEED sebagai

standar gedung hijau terpilih secara na-

sional bagi agen-agen Federal dan negara

bagian serta pemerintah setempat.

Gedung-gedung yang telah dapat mengu-

rangi biaya-biaya operasional, para peng-

guna yang lebih sehat dan produktif, dan

menghemat sumber-sumber daya alam me-

rupakan alasan komprehensif bagi LEED

untuk memberi sertifikat bagi gedung-

gedung tersebut.

LEED dapat digunakan secara luas baik oleh

para arsitek, profesional ril estat, manajer

fasilitas, ahli rekayasa, desainer interior,

arsitek lansekap, manajer konstruksi, mau-

pun pegawai pemerintahan, dan seba-

gainya.

GREEN BUILDING ADVISORGreen

Building AdvisorGBA

lunak komputer inovatif yang berbasis

CD-ROM interaktif. Alat ini dapat mem-

bantu para pengguna mengidentifikasi

strategi-strategi perancangan yang dapat

diterapkan pada proyek-proyek gedung

spesifik. Dengan memasukkan infor-

masi tentang proyek, dan berdasarkan

masukan tersebut, GBA mengeluarkan

daftar strategi yang relevan dengan

proyek, yang diorganisasikan ke dalam

katagori-katagori untuk dapat dipelajari

secara mudah.

brainstorming

dapat menghemat waktu penelitian.

Setiap strategi dijelaskan secara detil,

informasi disajikan beserta biaya-biaya

relatif, menjelaskan apabila pada suatu

fase desain dibutuhkan suatu strategi,

menjelaskan hubungan interelasi antara

beberapa strategi, serta mengidentifikasi

sumber-sumber untuk memperoleh infor-

masi lebih banyak. Dan melalui studi

kasus menunjukkan bagimana cara

proyek-proyek aktual menerapkan

strategi.

Piranti lunak ini menyediakan pula infor-

masi tentang tinjauan terhadap rancan-

green building

basisdata berkapasitas besar tentang

produk-produk hijau berdasar pada

GreenSpec

sumber-sumber perancangan gedung

hijau. Secara sederhana, GBA meru-

brainstorming

yang ingin mengurangi dampak-dampak

lingkungan gedung tertentu atau dam-

pak lingkungan proyek renovasi.

GBA merupakan alat yang paling mudah

untuk digunakan, dilengkapi dengan

ilustrasi grafis yang seluruhnya menjelas-

kan tentang bagaimana modifikasi-

modifikasi proses arsitektural dapat

mengurangi dampak lingkungan suatu

gedung.

The Building Research Estab-

lishment Environmental Assessment

Method

komputer yang dikembangkan di Inggris

Raya. Alat ini memungkinkan para

pemilik gedung, pengguna, dan arsitek

meninjau ulang dan memperbaiki kinerja

lingkungan di sepanjang usia gedung

bersangkutan.

BREEAM adalah metoda penilaian atas

lingkungan suatu gedung yang terlama

dan terluas yang telah digunakan

khususnya di Inggris Raya. Metoda ini

menetapkan standar-standar praktis

terbesar pembangunan berkelanjutan

serta mendemonstrasikan tingkat keber-

hasilannya. Metoda ini menjadi salah

satu perbendaharaan yang digunakan

untuk menjelaskan kinerja lingkungan

suatu gedung.