< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8

Page 4 of 8
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.6, No. 2

178

H a l a m a n

truss

Spandrel Beams

Spandrel beam

terpisahkan dari sistem lantai untuk

membentuk diafragma, sering disebut

sebagai balok tinggi (deep beam).

Hubungan yang monolit antara pelat lantai

spandrel

kekakuan lateral dari sistem lantai dan

mengurangi tegangan pada daerah yang

dianggap memiliki beban yang relatif

Spandrel beam

bagian dari sistem pemikul momen dalam

arah longitudinal gedung, yang desainnya

berdasarkan beban lateral yang paling

menentukan pada dua arah gedung.

spandrel beam

d a r i

s i s i

a r s i t e k t u ra l

d e n g a n

mempertimbangkan juga kekuatan

spandrel

beam

dapat dipertimbangkan selama keduanya

memenuhi persyaratan yang ada.

Dimensi penampang spandrel beam

inch

feet

memberikan keuntungan sisi arsitektural

dan kekakuan struktural untuk bentang

feet

spandrel beam

gambar 8.

Gambar 8

Spandrel Beam

Truss

Persyaratan umum untuk rangka batang

tersusun setinggi tingkat (the story-deep

trusses) adalah membentang dalam arah

transversal dari dimensi gedung,

menopang beban gravitasi secara

langsung, dan menyediakan ketahanan

yang cukup untuk beban lateral (Scalzi

1986).

Truss

(opening) dekat pusat bentang untuk

koridor dengan perbandingan lebar dan

ketinggian yang cukup. Bagian tepi (atas

chordtruss

seharusnya disesuaikan dengan lebar

minimum sayap (flens), dengan tujuan

untuk mendapatkan dinding dengan

ketebalan minimum dan cukup untuk

menyediakan dudukan bagi sistem lantai.

Gambar 9

Staggered Truss

(Del Savio et al, 2005)

Agar ekonomis untuk produksi massal,

truss

dalam bentuk dan jenis elemen, serta

desain yang berselang-seling harus dapat

mengakomodasikan perbedaan yang

sedikit dalam dimensi elemen.

Desain dan pabrikasi yang ekonomis

truss

Y. DJOKO SETIYARTO