< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8

Page 6 of 8
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.6, No. 2

218

H a l a m a n

PENUTUP

Sudah menjadi keunikan bangsa Jepang

yang selalu mengambil dan meniru hal

apapun dari Barat yang dianggap baik un-

tuk diterapkan dalam kehidupannya. Na-

mun bangsa Jepang tidak begitu saja men-

inggalkan nilai-nilai tradisi yang telah men-

gakar kuat dalam kehidupan masyarakat-

nya. Nilai-nilai tradisi merupakan aspek

penting dalam kehidupan bangsa Jepang

dan juga merupakan ciri kepribadian

bangsa Jepang sendiri. Keadaan seperti

ini, menjadikan Jepang menjadi negara

yang unik, yang selalu menciptakan se-

suatu hal yang “ala Jepang”.

Kebiasaan masyarakat Jepang yang suka

hidup berkelompok menimbulkan rasa

shuudan ishiki

Yang selanjutnya, rasa kebersamaan dan

solidaritas yang tinggi dalam kelompok,

menciptakan suasana satu tim kerja yang

solid di mana setiap anggota kelompok

akan bekerja keras demi mencapai keber-

hasilan kelompok dan selalu berusaha

untuk mensukseskan program kerja

mereka.

“Rasa memiliki” orang Jepang yang luar

biasa, telah membuat orang Jepang men-

ganggap dan memperlakukan perusahaan

tempat dia bekerja sebagai keluarga dan

rumahnya sendiri. Dan dia bersedia ber-

korban apapun demi kemajuan perusa-

haannya.

Bangsa Jepang juga dikenal sebagai

bangsa dengan rasa kesetiaan atau kesa-

daran loyalitas yang tinggi kepada perusa-

haan tempat dia bekerja. Namun perlu

diingat, bahwa gagasan kesetiaan bangsa

Jepang adalah kesetiaan saling timbal-

balik, yakni kesetiaan para bawahan

kepada majikan adalah sejajar dengan

kesetiaan majikan kepada bawahannya

Rasa solidaritas kelompok, rasa

memiliki, dan rasa kesetiaan atau loyali-

tas tinggi yang diterapkan dalam sistem

manajemen perusahaan di Jepang, han-

yalah sebahagian kecil dari nilai-nilai

tradisi bangsa Jepang yang ada dalam

kehidupan bangsa Jepang. Nilai-nilai

tradisi ini menyerap masuk ke dalam

praktik industri modern Jepang, dan ber-

padu dengan prinsip-prinsip manajemen

yang diambil dari Barat, terutama

Amerika. Perpaduan inilah yang ke-

mudian menghasilkan sistem mana-

jemen perusahaan “ala Jepang”, dan

membuat Jepang tumbuh menjadi salah

satu kekuatan ekonomi dunia.

Keberadaan Jepang sebagai negara

industri yang maju memang sudah kita

ketahui. Bahkan dunia internasional

pun telah mengakui kehebatan barang-

barang ekspor Jepang seperti radio, tele-

visi, kamera, alat perekam, sepeda mo-

tor, mobil dan banyak lagi. Keajaiban

perekonomian Jepang memang tidak

terlepas dari berbagai faktor, dan salah

satunya adalah karena penerapan sis-

tem manajemen kerjanya yang berbeda

dari negara-negara industri lainnya. Pen-

erapan nilai-nilai tradisi bangsa Jepang

dalam sistem manajemen industri

Jepang, dan ditambah lagi dengan

karakter bangsa Jepang yang rajin dan

suka bekerja keras, telah memberikan

pengaruh yang besar dalam kemajuan

perindustrian di Jepang. Dan pada

akhirnya, membawa Jepang sampai

pada garis terdepan sebagai negara in-

dustri besar serta menghasilkan standar

kehidupan yang setaraf dengan negara-

negara Barat. Dan orang Jepang pun

Nihon

hodo kyuusokuni hatten shita kuni wa

nai

berkembang maju sepesat Jepang”).

DEWI SOETANTI