< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12

Page 6 of 12
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.7, No. 1

130

H a l a m a n

menghindari interferens antar kanal yang

adjacent signal

Informasi bidang dasar yang dikirim

ditumpangkan pada sinyal pembawa

carrier signal

frekuensi yang diberikan. Cara kerja FDMA

diilustrasikan pada Gambar .3.

Time Division Multiple Access

Pada metoda TDMA tiap pengguna

akan menggunakan seluruh spectrum

frekuensi tertentu yang disediakan tetapi

dalam waktu yang singkat yang disebut slot

time slot

Tiap pengguna mendapatkan sebuah

slot waktu yang berulang secara periodis

dan hanya diijinkan untuk mengirim

informasi pada slot waktu tersebut. Antar

guard time

untuk menghindari interferens antar

pengguna. Jika slot waktu dalam frekuensi

yang diberikan sedang digunakan semua,

maka pengguna berikutnya harus diberikan

slot waktu dengan frekuensi yang berbeda.

Cara kerja sistem TDMA diilustrasikan pada

Gambar 4.

Code Division Multiple Access

D a l a m

C D M A

s e t i ap

p e n g g u n a

menggunakan frekuensi yang sama dalam

waktu bersamaan tetapi menggunkan sandi

unik yang saling ortogonal. Sandi-sandi ini

membedakan antar penggguna satu dengan

pengguna yang lain.

Pada jumlah pengguna yang besar,

dalam bidang frekuensi yang diberikan akan

ada banyak sinyal dari pengguna sehingga

interferens akan meningkat. Kondisi in akan

menurunkan unjuk kinerja sistem. Ini

berarti, kapasitas dan kualitas sistem

dibatasi oleh daya interferens yang timbul

pada bidang frekunsi yang digunakan.

CDMA merupakan akses jamak yang

menggunakan prinsip komunikasi spectrum

tersebar. Isyarat bidang dasar yang hendak

dikirim disebar dengan menggunakan

isyarat dengan lebar bidang yang besar yang

spreading

signal

Metoda ini dapat digunakan dengan

cara berkomunikasi dalam satu ruangan

yang besar. Setiap pasangan dapat

berkomunikasi secara bersama-sama tetapi

dengan bahasa yang berbeda, sehingga

pembicaraan pasanagan satu bisa dianggap

seperti suara kipas bagi pengguna yang lain,

karena tidak diketahui maknanya.

Pada saat banyak yang berkomunikasi

maka ruangan akan menjadi bising. Kondisi

ini membuat ruangan menjadi tidak

kondusif lagi untuk berkomunikasi. Oleh

karena itu, jumlah yang berkomunikasi

harus dibatasi. Agar jumlah yang

berkomunikasi bisa maksimal maka kuat

suara tiap pembicara tidak boleh terlalu

keras. Analogi dan cara kerja sistem

digambar pada Gambar 5.

Levy Olivia Nur

Gambar 4 Cara Kerja Sistem TDMA