< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12Page 13Page 14Page 15Page 16Page 17Page 18Page 19

Page 10 of 19
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.7, No. 2

258

H a l a m a n

Marliana Budhiningtias Winanti

Pengaruh Kompetensi terhadap Kinerja

Karyawan

Kompetensi

berpengaruh

terhadap kinerja karyawan. Semakin

tinggi kompetensi yang dimiliki oleh

karyawan dan sesuai dengan tuntutan

peran pekerjaan maka kinerja karyawan

akan semakin meningkat. Karyawan yang

kompeten biasanya memiliki karakter

sikap dan perilaku atau kemauan dan

kemampuan kerja yang relatif stabil ketika

menghadapi suatu situasi di tempat kerja

yang terbentuk dari sinergi antara watak,

konsep diri, motivasi internal, dan

kapasitas pengetahuan kontekstualnya

sehingga

ia

dengan

cepat

dapat

mengatasi permasalahan kerja yang

dihadapi, melakukan pekerjaan dengan

tenang dan penuh dengan rasa percaya

diri, memandang pekerjaan sebagai suatu

kewajiban yang harus dilakukan secara

ikhlas, dan secara terbuka meningkatkan

kualitas diri melalui proses pembelajaran.

Hal

ini

akan

memberikan

dorongan yang kuat kepada karyawan

untuk mengerjakan tugas-tugas yang

dibebankan kepadanya dengan efesien

dan efektif serta secara psikologis akan

memberikan pengalaman kerja yang

bermakna dan rasa tanggung jawab

pribadi mengenai hasil-hasil pekerjaan

yang dilakukannya. Pada akhirnya, semua

hal ini akan meningkatkan kinerja

karyawan baik yang berhubungan dengan

faktor pekerjaan maupun karakteristik

personal. Hal ini didukung pernyataan

teoritik dari Spencer & Spencer (1993: 78)

bahwa kompetensi intelektual, emosional,

dan sosial sebagai bagian dari kepribadian

yang paling dalam pada seseorang dapat

memprediksi

atau

mempengaruhi

keefektifan kinerja individu. Sedangkan

pernyataan empirik yang mendukung

dinyatakan oleh Dyah Kusumastuti (2001:

228)

bahwa

kompetensi

individu

berpengaruh

positif

dan

signifikan

terhadap kinerja dengan sumbangan

pengaruh sebesar 0,728.

METODE PENELETIAN

Metode Penelitian

Penelitian

ini

menggunakan

pendekatan ilmu ekonomi, secara khusus

menggunakan pendekatan manajemen dan

lebih khusus lagi menggunakan manajemen

sumber daya manusia, berkaitan dengan

kompetensi dan kinerja karyawan.

Penelitian ini dilakukan melalui

penelitian survei, merupakan metode

pengumpulan data primer yang diperoleh

secara langsung dari sumber asli, berupa

wawancara dan penyebaran kuesioner yang

diambil dari suatu sampel dalam populasi.

Mengingat tujuan penelitian ini adalah

mengukur dampak dari variabel independen

(kompetensi) terhadap variabel dependen

(kinerja karyawan).

Unit analisis dalam penelitian ini

adalah PT. Frisian Flag Indonesia wilayah

Jawa Barat yang tersebar di sebelas wilayah,

yaitu Kotamadya Bandung, Kabupaten

Bandung, Cianjur, Garut, Tasikmalaya,

Cirebon, Indramayu, Subang, Purwakarta,

Sumedang,

dan

Majalengka.Unit

pengamatan dalam penelitian ini adalah

karyawan PT. Frisian Flag Indonesia wilayah

Jawa Barat. Mengingat dalam analisis

penelitian ini ada kinerja karyawan, maka

untuk

memperoleh

keakuratan

data

diperoleh dari pimpinan langsung karyawan

sebagai unit observasi.

Sasaran pengamatan difokuskan

pada kompetensi dan kinerja karyawan.

Populasi yang dijadikan unit pengamatan

pada penelitian ini adalah seluruh karyawan

PT. Frisian Flag Indonesia wilayah Jawa

Barat, seluruhnya berjumlah 465 orang.

Jenis dan Sumber Data

Jenis data yang dibutuhkan dalam

penelitian ini adalah data primer dan data

sekunder. Data primer yaitu data yang

diperoleh dari responden secara langsung

yang dikumpulkan melalui survei lapangan

dengan menggunakan teknik pengumpulan

data tertentu yang dibuat secara khusus

untuk itu. (Uma Sekaran, 2000:221);