< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12Page 13Page 14Page 15Page 16Page 17Page 18Page 19

Page 17 of 19
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.7, No. 2

265

H a l a m a n

Marliana Budhiningtias Winanti

kinerja karyawan sebesar 6,6046. Karena

nilai t

-hitung

lebih besar dari t

-kritis

maka

disimpulkan

bahwa

kompetensi

berpengaruh signifikan terhadap kinerja

karyawan pada PT.Frisian Flag Indonesia

wilayah Jawa Barat.

Besar pengaruh kompetensi terha-

dap kinerja karyawan pada PT.Frisian Flag

Indonesia wilayah Jawa Barat adalah

34,14% yang berarti sebesar 34,14% pe-

rubahan yang terjadi pada kinerja karyawan

dapat dijelaskan oleh kompetensinya.

Kesimpulan

Hasil analisis dan pembahasan

tentang pengaruh kompetensi terhadap

kinerja karyawan PT. Frisian Flag Indonesia

wilayah Jawa Barat yang didasarkan pada

hasil survey terhadap 215 karyawan

diperoleh kesimpulan secara deskritif dan

verifikatif (pengujian hipotesis) sebagai

berikut :

1.

Kompetensi karyawan yang meliputi

kompetensi

intelektual,

kompetensi

emosional dan kompetensi sosial pada

karyawan PT. Frisian Flag Indonesia wilayah

Jawa Barat rata-rata skornya termasuk

dalam kategori tinggi. Kompetensi

intelektual

lebih

tinggi

dibandingkan

kompetensi emosional dan kompetensi

sosial, hal ini berarti karyawan PT. Frisian

Flag Indonesia wilayah Jawa Barat memiliki

semangat kerja, pengetahuan, kepedulian

dan pemahaman permasalahan yang tinggi

dibandingkan kemampuan karyawan dalam

memahami lingkungan secara objektif dan

moralis, pengendalian emosional dan

membangun jaringan kerja sama serta

mempengaruhi rekan kerja atau bawahan.

Kinerja karyawan PT. Frisian Flag Indonesia

wilayah Jawa Barat termasuk dalam

kategori cukup tinggi. Ketepatan waktu

menyelesaikan pekerjaan memperoleh skor

lebih tinggi dibandingkan kualitas hasil kerja

karyawan, hal ini berarti karyawan PT.

Frisian Flag Indonesia wilayah Jawa Barat

lebih mampu menyelesaikan pekerjaan

sesuai dengan jadwal dan pekerjaan

diselesaikan secepat mungkin tanpa

menunggu perintah.

Dari ke-20

indikator model

pengukuran variabel laten kinerja

karyawan, indikator Y

1

(Realisasi

penyelesaian target pekerjaan sesuai

dengan standar) merupakan indikator

yang paling besar kontribusinya dalam

pembentukan variabel laten kinerja

loading

faktor indikator Y

1

(0,8219) yang lebih

loading

indikator lainnya. Sebaliknya indikator Y

6

(Kualitas pekerjaan yang diselesaikan

lebih baik dari standar) paling kecil

kontribusinya dalam membentuk variabel

laten kinerja karyawan

Selanjutnya untuk menguji

apakah indikator-indikator yang digunakan

untuk mengukur variabel laten kinerja

karyawan memiliki derajat kesesuaian

yang tinggi, maka dihitung reliabilitas ke-

10 indikator menggunakan pendekatan

construct reliabilityvariance

extracted

Construct Reliability

masih lebih besar dari yang di rekomen-

dasikan (0,7). Nilai t menunjukkan bahwa

ke-10 indikator signifikan dalam memben-

tuk ariabel laten kinerja karyawan (semua

variance extracted

sebesar 0,5657 memiliki makna bahwa

56,57% informasi yang terkandung pada

variabel manifes (ke-10 indikator) dapat

terwakili dalam variabel laten (kinerja kary-

awan).

Model Struktural

Pengaruh Kompetensi Terhadap Kinerja

Karyawan

dihipotesiskan

memiliki

pengaruh

yang

signifikan

terhadap kinerja karyawan pada PT.Frisian

Flag Indonesia wilayah Jawa Barat.

Koefisien jalur dari variabel kompetensi

sebesar 0,4962. Nilai koefisien jalur yang

bertanda positif menunjukkan kompetensi

yang makin tinggi akan membuat kinerja

karyawan juga semakin tinggi. Selanjutnya

nilai t

-hitung