< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12Page 13Page 14Page 15Page 16Page 17Page 18Page 19

Page 4 of 19
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.7, No. 2

252

H a l a m a n

Marliana Budhiningtias Winanti

Kegunaan Hasil Penelitian

Kegunaan Akademis

1. Hasil penelitian ini diharapkan dapat

menjadi sumbangan ilmu pengetahuan

dalam bidang ilmu manajemen sumber

daya manusia dan perilaku organisasi,

terutama mengenai kompetensi dalam

mempengaruhi kinerja karyawan.

2. Membandingkan

antara

ilmu

pengetahuan dan teori-teori sumber

daya manusia dan perilaku organisasi

yang telah dipelajari dengan kenyataan

empiris yang terjadi dalam dunia

usaha.

Kegunaan Praktis

1. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi

sumbangan pemikiran kepada PT.

Frisian Flag Indonesia wilayah jawa

barat dalam pengambilan keputusan

terkait dengan peningkatan kinerja

karyawan dengan memperhitungkan

faktor kompetensi.

2. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi

sumbangan pemikiran dan bahan

referensi untuk peneliti selanjutnya

dengan bidang kajian yang sama.

TINJAUAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS

Kompetensi

Dilihat dari disiplin perilaku organisasi,

kompetensi bersama dengan komitmen

termasuk

pada

kelompok

faktor

karakteristik individu anggota organisasi.

Para ahli perilaku organisasi seperti

Kreitner dan Kinicki (2003), konsep

kompetensi dipahami sebagai gabungan

dari kemampuan dan keterampilan.

Dijelaskan oleh Kreitner dan Kinicki

(2003: 185) bahwa :

Kemampuan

dan

keterampilan

mendapat perhatian yang cukup

besar dalam lingkaran manajemen

masa kini. Pengunaan istilah

kompetensi merupakan istilah yang

digunakan untuk menjelaskan hal ini.

Kemampuan

menunjukkan

karakteristik stabil yang berkaitan

dengan kemampuan maksimum fisik

dan mental seseorang. Keterampilan

di sisi lain adalah kapasitas khusus

untuk memanipulasi objek.

Wood, Wallace dan Zeffane (2001),

Robbins dan Judge (2007), serta Harris

(2000) menjelaskan konsep kompetensi

aptitude

ability

kapabilitas untuk belajar sesuatu. Sifatnya

potensial. Untuk kemampuan merujuk pada

kapasitas individu untuk mengerjakan

berbagai tugas dalam suatu pekerjaan.

Kemampuan dibina oleh pengetahuan dan

keterampilan.

Berbeda dengan para ahli perilaku

organisasi,

para

ahli

manajemen

pengetahuan (Koenig, 1997; Edvisson &

Malone, 1997; Fitz-enz & Davison, 2000;

Mayo, 2002; Baron & Armstrong, 2007),

konsep kompetensi bersama dengan

konsep komitmen telah dimaknai sebagai

human capital

hal ini adalah karyawan, secara bersama-

consumer capital

structure capitalintellectual

capital

organisasi

(Stewart,

1997).

Berkaitan dengan itu, Dave Ulrich (1998: 15

-26) secara tegas menyatakan, kompetensi

bersama-sama

dengan

komitmen

dipandang sebagai faktor pembentuk modal

intelektual organisasi. Dikemukakan oleh

Intellectual Capital =

Competence x Commitment

Karakteristik Kompetensi

Spencer

and

Spencer

(1993:9)

mengemukakan bahwa kompetensi individu

merupakan karakter sikap dan perilaku,

atau kemampuan individual yang relatif

bersifat stabil ketika menghadapi suatu

situasi di tempat kerja yang terbentuk dari

sinergi antara watak, konsep diri, motivasi

internal, serta kapasitas pengetahuan

kontekstual. Ada lima karakteristik utama

dari kompetensi yang pada akhirnya akan

mempengaruhi kinerja individu karyawan,

yaitu :