< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10

Page 2 of 10
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.7, No. 2

158

H a l a m a n

Corporate Social Responsibility

dari desakan masyarakat atas perilaku

perusahaan yang tidak memperhatikan

tanggung jawab sosial seperti perusakan

lingkungan, eksploitasi sumber daya alam

secara tidak bertanggung jawab dan

penindasan buruh.

Corporate Social

Responsibility

tanggung jawab sosial perusahaan yang

bersifat sukarela. CSR adalah konsep yang

mendorong organisasi untuk memiliki

tangung jawab sosial secara seimbang

kepada pelanggan, karyawan, masyarakat,

stakeholder

Sedangkan

charity

dan

community

development

merupakan

Corporate Social

Responsibility

Dalam Bab V Pasal 74 Undang Un-

dang Perseroan Terbatas No.40 Tanggal

16 Agustus 2007 disebutkan mengenai

Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan

sebagai berikut:

1. Perseroan yang menjalankan kegiatan

usahanya di bidang dan/atau berkai-

tan dengan sumber daya alam wajib

melaksanakan Tanggung Jawab Sosial

dan Lingkungan

2. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkun-

gan sebagaimana dimaksud pada ayat

(1) merupakan kewajiban Perseroan

yang dianggarkan dan diperhitungkan

sebagai biaya Perseroan yang pelak-

sanaannya dilakukan dengan memper-

hatikan kepatutan dan kewajaran.

3. Perseroan yang tidak melaksanakan

kewajiban sebagaimana dimaksud

pada ayat (1) dikenai sanksi sesuai

dengan ketentuan peraturan perun-

dang-undangan.

4. Ketentuan labih lanjut mengenai Tang-

gung Jawab Sosial dan Lingkungan

diatur dengan Peraturan Pemerintah.

II. Perkembangan

Corporate

Social

Responsibility

Dalam percaturan global, wacana

Corporate Social Responsibility

sudah cukup lama diperbincangkan.

Pembicaraan mulai ramai dilakukan pada

tahun 1980-1990 an. Pelaksanaan CSR di

dunia dimulai sejak adanya KTT Bumi di

Rio de Janeiro. Di Indonesia wacana CSR

baru diperbincangkan sekitar tahun 2000

an.

Corporate

Social

Responsibility

semakin hangat dibicarakan dengan

adanya UU nomor 40 tahun 2007 tentang

Perseroan Terbatas. Namun demikian

Corporate Social

Responsibility

Tidak sedikit di antara perusahaan yang

melaksanakan kegiatan sosial seperti:

membagi sembako, sunatan masal sudah

merasa melaksanakan CSR. Pada hal

idealnya

kegiatan

Corporate

Social

Responsibilitycore

business

charity

Pada umumnya negara-negara maju

memiliki regulasi mengenai pelaksanaan

Corporate Social Responsibility

di bidang perburuhan, lingkungan dan

hukum. Perusahaan yang melaksanakan

kegiatan dengan memenuhi standar

tertentu

sesuai

dengan

bidangnya

Corporate

Social Responsibility

ada standarisasi yang dapat membedakan

perusahaan sudah, belum maupun tidak

melaksanakan

Corporate

Social

Responsibility.

Bahkan di Inggris, perusahaan yang

go public

menyampaikan laporan keuangan akhir

tahun juga wajib menyampaikan laporan

Corporate Social Responsibility

social report / sustainability report.

Dengan

menyampaikan

social

/

sustainability report

mengetahui kinerja perusahaan dalam

melaksanakan kegiatan socialnya.

Konsumen etis telah terbentuk di

Eropa dan di negara maju lainnya. Ketika

membeli produk, mereka akan bertanya

apakah produk yang dibeli dihasilkan

dengan cara merusak alam atau tidak,

memperkerjakan tenaga kerja di bawah

Ely Suhayati