Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10

Page 1 of 10
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.7, No. 2

167

H a l a m a n

TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE

(Studi Kasus di Divisi Mekanik PERUM DAMRI Bandung)

I.MADE ARYANTHA ANTHARA

Jurusan Teknik Industri

Universitas Komputer Indonesia

Perawatan (maintenance) adalah suatu konsepsi dari semua aktivitas yang

diperlukan untuk menjaga atau mempertahankan kualitas agar tetap dapat

berfungsi dengan baik seperti dalam kondisi sebelumnya. Peningkatan

efektivitas dari fasilitas produksi di suatu perusahaan bukan hanya terbatas

pada perawatan fasilitas kerja saja tetapi juga sumber daya manusia.

Penelitian ini dilakukan di Divisi Mekanik PERUM DAMRI Unit Bus Kota

Bandung. Permasalahan yang diangkat pada penelitian ini adalah masih

rendahnya tingkat produktivitas kerja Bus Kota yang diakibatkan dari kurang

terencananya kegiatan pemeliharaan atau perawatan yang dilakukan.

Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah Total Productive

Maintenance (TPM yang merupakan suatu filosofi yang bertujuan

memaksimalkan efektifitas dari fasilitas yang digunakan di dalam industri, yang

tidak hanya dialamatkan pada perawatan saja tapi pada semua aspek dari

operasi dan instalasi dari fasilitas produksi termasuk juga di dalamnya

peningkatan motivasi dari orang-orang yang bekerja dalam perusahaan

itu.Tujuan utama dari penerapan TPM di PERUM DAMRI ini adalah untuk

mengidentifikasi dan mereduksi jenis kerusakan pada komponen kritis yang

menjadi objek penelitian serta untuk meningkatkan overall equipment efficiency

(OEE) sebagai ukuran performansi dari penelitian ini. Selain itu, alat yang

digunakan untuk mereduksi jenis kerusakan pada penelitian ini adalah Failure

Mode and Effect Criticaly Analysis (FMECA)

Kata kunci: Sistem Perawatan, Produktivitas, Total Productive Maintenance,

Failure Mode and Effect Criticaly Analysis

bidang

REKAYASA

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Produktivitas

pada

dasarnya

merupakan sikap mental yang selalu

mempunyai pandangan bahwa mutu

kehidupan pada hari ini harus lebih baik

dari hari kemarin, dan hari ini dikerjakan

untuk kebaikan hari esok. Untuk

mencapai tingkat produktivitas yang

optimal, maka perlu dilakukan melalui

pendekatan multidisipliner yang

melibatkan semua usaha, kecakapan,

keahlian, modal, teknologi, manajemen,

informasi dan sumber-sumber daya lain

secara terpadu untuk melakukan

perbaikan dalam upaya peningkatan

kualitas hidup manusia.

Setiap

perusahaan

memiliki

pendekatan atau cara masing-masing

untuk

meningkatkan

produktivitas