< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10

Page 6 of 10
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.7, No. 2

212

H a l a m a n

E. Menjaga Suatu Budaya Tetap Hidup

Untuk

mempertahankan

budaya

sedikitnya terdapat Tiga kekuatan

memainkan suatu peran penting,

yaitu:

Tindakan

dan

keterlibatan

manajemen puncak

Komitmen manajemen puncak yang

diperagakan

amat

menentukan

implementasi

perubahan

budaya

organisasi. Wujudnya dapat berupa

penetapan keputusan yang terkait

dengan pembentukan budaya baru,

tindakan & keterlibatan pimpinan

puncak dan besarnya dukungan

sumber daya yang dialokasikan.

Praktek Seleksi

Direkrut dan diseleksi orang yang

memiliki pengetahuan, keterampilan

kepemimpinan

dan

keteladanan

untuk

mempertahankan

budaya

sesuai dengan kaidah dan norma dari

tata nilai dari budaya organisasi.

Metode

dan

keefektifan

penerapan sosialisasi

Bagaimana bagusnya pelaksanaan

penerimaan

dan

penyeleksian

pegawai baru yang dilakukan suatu

organisasi, karyawan-karyawan baru

tidak sepenuhnya terdoktrin dengan

budaya

organisasi

tersebut.

Dikarenakan tidak terbiasa dengan

budaya organisasi tersebut, karyawan-

karyawan

baru

memiliki

kecenderungan untuk mengganggu

kepercayaan dan kebiasaan yang

sudah berlaku. Dengan demikian,

organisasi perlu membantu karyawan-

karyawan

baru

tersebut

dalam

beradaptasi dengan budaya mereka.

Proses adaptasi ini disebut sosialisasi.

Organisasi

agar

selalu

mensosialisasikan program kegiatan

dengan berbagai metode sosialisasi

dan sesuai dengan tata nilai budaya.

Sosialisasi dapat dikonsepkan sebagai

suatu proses yang terdiri dari tiga tahap:

kedatangan, orientasi dan metamorfosis.

Tahap pertama mengarah pada semua

pembelajaran yang dilakukan sebelum

karyawan

baru

bergabung

dengan

organisasi.

pada tahap kedua, karyawan baru

berusaha mencari seperti apa organisasi

tersebut membandingkan keadaan yang

yang diharapkan dengan realita yang

mungkin saja berada.

pada tahap ketiga, muncul dan berlaku

perubahan yang relatife bertahan lama.

Karyawan-karyawan

baru

menguasai

keterampilan yang diperlukan untuk

pekerjaan yang mereka lakukan, berhasil

Lita Wulantika

kedatangan

orientasi

metamorfosis

kedatangan

kedatangan

kedatangan

Proses Sosialisasi

Bagan 1.3 Proses Sosialisasi Budaya Organisasi