< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10

Page 4 of 10
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.7, No. 2

226

H a l a m a n

Stok modal

2) Pertumbuhan penduduk

Menurut Adam Smith, tingkat

upah yang berlaku lebih tinggi dari tingkat

upah subsisten akan meningkatkan

jumlah penduduk. Tingkat upah yang

berlaku ditentukan oleh tarik menarik

antara

kekuatan

permintaan

dan

penawaran tenaga kerja. Sementara itu

permintaan tenaga kerja ditentukan oleh

stok

modal

dan

tingkat

output

masyarakat. Oleh karena itu pertumbuhan

permintaan akan ditentukan oleh laju

pertumbuhan stok modal dan laju

pertumbuhan output.

Teori Pertumbuhan Ekonomi Neo Klasik

(Arsyad, 1992: 56-57).

Teori pertumbuhan ekonomi Neo

Klasik berkembang sejak tahun 1950-an.

Menurut teori ini, pertumbuhan ekonomi

tergantung pada pertambahan penyediaan

faktor-faktor produksi (penduduk, tenaga

kerja dan akumulasi modal) serta tingkat

kemajuan teknologi.

Teori pertumbuhan Neo Klasik di

dasarkan pada fungsi produksi yang telah

dikembangkan oleh Charter Cobb dan

Paul Douglas yang dikenal dengan fungsi

produksi Cobb-Douglas.

Teori Pertumbuhan Schumpeter (Arsyad,

1992: 63).

Menurut Schumpeter, pertumbuhan

ekonomi adalah peningkatan output

masyarakat

yang

disebabkan

oleh

semakin

banyaknya

jumlah

faktor

produksi yang digunakan dalam proses

produksi masyarakat tanpa adanya

perubahan

teknologi

itu

sendiri.

Sedangkan

pembangunan

ekonomi

adalah kenaikan output yang disebabkan

oleh inovasi yang dilakukan oleh para

wiraswasta. Inovasi dalam teori ini

menciptakan perbaikan teknologi. Inovasi

menyangkut perbaikan kuantitatif dari

sistem

ekonomi

itu

sendiri

yang

bersumber dari kreativitas para swasta.

Schumpeter mengemukakan bahwa

sistem kapitalisme merupakan sistem

yang paling baik untuk menciptakan

pembangunan ekonomi yang pesat. Faktor

utama yang menyebabkan perkembangan

ekonomi adalah proses inovasi yang

dilakukan

oleh

para

wiraswasta.

Kemajuan ekonomi atau peningkatan

output total suatu masyarakat hanya bisa

diterapkan dengan adanya inovasi oleh

para wiraswasta.

METODOLOGI PENELITIAN

Jenis dan Sumber Data

Jenis data yang digunakan dalam

penelitian ini adalah data sekunder

kwartalan runtut waktu periode 1980.I -

2004.IV. Data sekunder adalah data yang

telah

dikumpulkan

oleh

lembaga

pengumpul data dan dipublikasikan

kepada masyarakat pengguna data

(Kuncoro, 2003: 127). Sedangkan data

runtut waktu adalah data yang secara

kronologis disusun menurut waktu pada

suatu variabel tertentu (Kuncoro, 2003:

125).

Data Kwartalan untuk semua variabel

yang digunakan dalam penelitian ini

diperoleh dari data tahunan yang dirubah

menjadi

data

kwartalan

dengan

menggunakan metode interpolasi yang

dikembangkan oleh Insukindro (1993).

Metode

interpolasi

hanya

cocok

diterapkan pada data yang bersifat aliran

flow

stock

digunakan dalam penelitian ini adalah

flow

metode interpolasi dapat diterapakan

dalam penelitian ini.

Adapun rumus dari metode interpolasi

adalah sebagai berikut (Insukindro,

1993) :

Eva Ervani

 1

12

5

,

4

4

1

1

t

t

t

t

Y

Y

Y

Y

 1

12

5

,

1

4

1

2

t

t

t

t

Y

Y

Y

Y