< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4

Page 3 of 4
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.8, No. 1

23

H a l a m a n

memasarkan dan mengeluarkan kartu

disain yang dilakukan sendiri

2. Jaringan kerja ATM berbagi ATM dimiliki

dan dioperasikan oleh lembaga keuangan

lain :

• Joint-ventura

• Pihak ketiga

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI ATM

Pada periode ini terjadi peningkatan

dan perkembangan yang sangat pesat dari

alat pembayaran non tunai dengan media

kartu, seperti kartu debet, kartu kredit dan

kartu ATM. Hal ini lebih disebabkan mening-

katnya jumlah pemegang kartu dan transak-

sinya yang diikuti pula dengan meningkatnya

nilai transaksi.

Peningkatan aktivitas ATM antara

lain disebabkan oleh makin luasnya jaringan

pelayanan ATM, baik akibat penambahan

mesin maupun sebagai akibat dari makin

banyaiknya bank yang menjadi anggota

switching

non tunai dengan media kertas masih terdiri

dari cek, bilyet giro, wesel bank, not debet,

nota kredit dan beberapa warkat kliring lain-

nya.

Teknologi ATM merupakan salah

satu hasil dari upaya standarisasi Broadband

Integrated Services Digital Networks

yang dilakukan oleh ITU-T pada pertengahan

tahun 1980-an. Teknologi ATM sendiri men-

gacu pada suatu teknik transmisi paket data

berkecepatan sangat tinggi dengan meng-

switchingtime divi-

sion multiplexing

sel berukuran tetap dan relatif kecil.

Dampak Dari Perkembangan Teknologi ATM

Selain membawa dampak positif

yaitu untuk memudahkan nasabah dalam

pengambilan uang tunai tanpa harus ke

bank, perkembangan tekhnologi ATM ini juga

membawa dampak negatif. Adanya kemuda-

han ATM yang terdapat diberbagai tempat

strategis mengundang pihak yang tidak ber-

tanggung jawab untuk menyalahgunakannya

seperti melakukan pembobolan terhadap

ATM tersebut.

akan meminta data PIN (Personal Identi-

fication Number). PIN ini tidak terdapat

di dalam kartu ATM melainkan harus di

input oleh nasabah.

4. Kemudian setelah PIN dimasukkan,

maka data PIN tersebut akan diacak (di-

encrypt) dengan rumus tertentu dan

dikirim ke sistem komputerasi bank ber-

sangkutan. Pengacakan data PIN ini di-

maksudkan agar data yang dikirim tidak

bisa terbaca oleh pihak lain. PIN yang

sudah diacak berikut isi data dari kartu

akan dikirim langsung ke sistem kom-

puter bank untuk diverifikasi.

5. Setelah data selesai diproses di sistem

komputer bank, maka data akan dikirim

kembali ke ATM. Nasabah akan dapat-

kan apa yang yang dimintanya di ATM.

Sistem Pengoperasian ATM

1. Pengoperasian secara off-line

Mesin ATM tersebut tidak dihubungkan

dengan komputer sentral tetapi mesin

tersebut beroperasi tersendiri.

on-line

Pengoperasian mesin ATM yang membu-

tuhkan saluran komunikasi dan kom-

puter sentral yang beroperasi secara 24

jam terus-menerus.

3. Pengoperasian ATM Bersama.

Sistem ATM

Sistem ATM terdiri dari:

1. Stasiun kerja yang dapat diakses den-

gan kartu khusus atau disebut juga den-

gan mesin ATM.

2. Remote Computer yang menyimpan dan

memperbarui catatan pelanggan dan

mengesaskan serta melaksanakan tran-

saksi.

3. Hubungan telekomunikasi antara mesin

ATM dengan remote computer.

Penyedia ATM

Ada 2 strategi ATM :

1. Jaringan kerja milik sendiri

Bank membeli/menyewa ATM, membeli

software/membuat, memasang sistem,

Wati Aris Astuti