Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10

Page 1 of 10
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.8, No. 1

49

H a l a m a n

PENGARUH KINERJA BAURAN PEMASARAN JASA DAN KEUNGGULAN POSITIONS TERHADAP

KEPUASAN PENUMPANG DAN IMPLIKASINYA PADA KEPERCAYAAN PENUMPANG PESAWAT

PERUSAHAAN PENERBANGAN RUTE JAKARTA-SURABAYA

DEDI SULISTIYO SOEGOTO

Universitas Komputer Indonesia

E-mail : dedissstmttio@yahoo.co.id.

bidang

EKONOMI

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kinerja Bauran

Pemasaran Jasa Dan Keunggulan Positions Terhadap Kepuasan Penumpang

Dan Implikasinya Pada Kepercayaan Penumpang Pesawat Perusahaan

Penerbangan Rute Jakarta-Surabaya. Objek penelitian ini adalah penumpang

pesawat perusahaan penerbangan rute Jakarta-Surabaya sebagai unit analisis

serta menggunakan teknik stratified random sampling, ukuran sampel

ditetapkan melalui formula Yamane, sehingga diperoleh ukuran sampel

sejumlah 400 responden dengan tingkat presisi 5%. Analisis yang digunakan di

dalam penelitian ini, disandarkan pada analisis diskriptif dan verifikatif dengan

menggunakan skor penilaian responden atau pelanggan berkaitan dengan

variabel-variabel penelitian, sedangkan untuk mengverifikasi di dalam

menjawab hipotesis penelitian digunakan analisis structural equation modeling

(SEM). Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan

antara kinerja bauran pemasaran jasa dan keunggulan positions, kedua

kinerja bauran pemasaran jasa dan keunggulan positions berpengaruh

terhadap kepuasan penumpang baik secara parsial maupun simultan,

ketiga kinerja bauran pemasaran jasa dan keunggulan positions

berpengaruh terhadap kepercayaan penumpang baik secara parsial

maupun simultan, keempat kepuasan penumpang berpengaruh terhadap

kepercayaan penumpang.

Keywords : Performance of Marketing Mix, Positions Advantage, Cus-

tomer Satisfaction (passenger), Trust Customers (passengers

PENDAHULUAN

Era globalisasi saat ini tingkat

persaingan yang semakin ketat, selera

konsumen, kemajuan teknologi, serta

perubahan

sosial

ekonomi

berubah

memunculkan

tantangan

bagi

para

regulator dan operator transportasi udara.

Cita cita negara untuk mewujudkan

Penyelenggaraan Transportasi Udara Yang

Andal, Berdaya Saing dan Memberikan

Nilai Tambah, selanjutnya Pasal 3 UU

No.15 1992 : Tujuan penerbangan adalah

untuk

mewujudkan

penyelenggaraan

penerbangan yang selamat, aman, cepat,

lancar, tertib dan teratur, nyaman dan

berdayaguna, dengan biaya yang terjangkau

oleh daya beli masyarakat, dengan

mengutamakan

dan

melindungi

penerbangan

nasional.

menunjang

pemerataan, pertumbuhan dan stabilitas,

sebagai

pendorong,

penggerak,

dan

penunjang pembangunan nasional serta

mempererat hubungan antar bangsa, dan