< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10

Page 3 of 10
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.8, No. 2

167

H a l a m a n

KUD berdampak luas pada dinamika

perekonomian masyarakat pedesaan.

Berdasarkan

fenomena

diatas

maka permasalah dapat dirmuskan sebagai

berikut :

1. Bagaimana profil sikap wirausaha

manajer,

partisipasi

anggota,

implementasi strategi pemasaran dan

kinerja usaha koperasi pada KUD di

Jawa Barat.

2. Bagaimana hubungan sikap wirausaha

manajer dan partisipasi anggota pada

KUD di Jawa Barat.

3. Sejauh mana pengaruh sikap wirausaha

manajer dan partisipasi anggota

terhadap

implementasi

strategi

pemasaran baik secara parsial maupun

secara simultan pada KUD di Jawa

Barat.

4. Sejauhmana pengaruh sikap wirausaha

manager dan partisipasi anggota

terhadap kinerja usaha koperasi baik

secara parsial maupun secara simultan

pada KUD di Jawa Barat.

5. Sejauhmana pengaruh implementasi

strategi pemasaran terhadap kinerja

usaha koperasi pada KUD di Jawa Barat.

METODE PENELITIAN

Metode penelitian yang digunakan

descriptive

research)

dan

penelitian

verifikatif

verificative research)

Koperasi Unit Desa (KUD) di Provinsi Jawa

Barat. Unit observasinya adalah manajer,

pengurus dan anggota. Penentuan lokasi

cluster random

sampling

analisis (KUD) dilakukan dengan rancangan

simple random sampling

Ukuran sampel keseluruhan Manajer 109

responden, pengurus 109 responden, dan

anggota sebanyak 218 Responden, total

436 orang responden. Untuk pengujian dan

pengolahan data dialalukan dengan analisis

dskriptif dan menggunakan analisis

Structural Equation Model (SEM)

HASIL DAN PEMBAHASAN

Profil Sikap Wirausaha Manajer, Partisipasi

Anggota, Implementasi Strategi Pemasaran

dan Kinerja Usaha Koperasi

Profil Wirausaha Manajer

Sikap wirausaha manajer pada KUD

di Jawa Barat kecenderungan sudah positif.

Namun demikian sikap wirausaha tersebut

masih bervariasi, hal ini ditunjukan masih

adanya sikap wirausaha manajer yang

netral dan negatif. Terjadinya perbedaan

sikap pada Manajer tersebut sesuai dengan

pendapat Bilson Simamora (2004 : 180)

bahwa sikap seseorang bisa terjadi

perbedaan dengan orang lain, hal ini

dikarenakan tingkat kebutuhan setiap

manajer berbeda, persepsi terhadap realitas

yang dihadapi berdasarkan persepsi masing

-masing dan adanya perbedaan dalam

pengolahan pengalaman langsung yang

mereka alami.

Sikap wirausaha manajer dengan

kecenderungan positif merupakan dasar

bagi manajer untuk mengelola usahanya.

Sesuai dengan pendapat Mueller (1996 :

9), bahwa sikap seseorang yang positif,

dimungkinkan untuk mengekspresikan nilai-

nilai yang diyakininya, artinya setiap orang

akan berusaha untuk menterjemahkan nilai

-nilai yang diyakininya ke dalam kontek

sikap yang lebih nyata. Selanjutnya Mueller

(1996 : 7) menyatakan bahwa Sikap yang

diikuti

dengan

keyakinan

ada

kecenderungan orang akan menyukai dan

cenderung mempunyai kepercayaan yang

positif

tentang

objek

dan

akan

merealisasikan

kecenderungan

kecenderungan

atau

keinginan-

keinginannya ke dalam perilaku yang positif.

Sedangkan Menurut Winardi (2004 : 217)

seorang

manajer

bersikap

negatif

disebabkan adanya pengalaman pahit masa

lalu dan tidak terpenuhinya harapan untuk

memenuhi kebutuhannya.

Tri Dayakisni Hudaniah (2004 : 95 )

menyatakan bahwa sikap merupakan

fungsi dari keyakinan tentang kemungkinan

timbulnya konsekuanesi bila seseorang

Kartib Bayu