< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6

Page 4 of 6
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.8, No. 2

178

H a l a m a n

otomatis tanpa harus mematikan atau men-

ghidupkan lampu secara manual, dimana

lampu menyala berdasarkan cahaya matahari

yang diterima oleh sensor LDR.

Apabila cahaya matahari mengenai sensor

LDR maka nilai tahanan pada LDR berubah

secara sendiri, perubahan nilai tahanan

inilah yang kemudian dikirimkan ke basis

transistor C9013 untuk menggerakan relay.

Dimana penggunaan relay disini berfungsi

untuk menghidupkan lampu taman yang

berdaya besar.

Dari rangkaian lampu taman diatas disup-

play dengan tegangan DC, dimana tegangan

DC diperoleh dari penyearah transformator

dan dioda bridge, sekilas prinsip kerja rang-

kaian pada saat LDR mendapatkan cahaya

maka nilai tahanan pada LDR menjadi kecil

sehingga basis transistor C9013 mendapat

tegangan positif, karena transistor C9013

merupakan transistor type NPN maka pin

colector dan emitor seolah-olah terhubung

dan pada saat LDR mendapat cahaya dari

luar dan relay tidak bekerja, pada saat LDR

tidak mendapat cahaya dari luar maka tran-

sistor C9013 terputus, dan melewatkan

tegangan positif atau logika high dari resis-

tor yang ada pada pin colector transistor

C9013 sehingga relay mendapat tegangan

dan relay menjadi aktif dan memindahkan

point kontak yang ada di dalam relay dari

Posisi NC menjadi ON yang kemudian lampu

yang terhubung ke pin P0.0 dan tegangan

sumbar

maka

lampu

menyala.

Selama LDR mendapat cahaya maka lampu

akan mati, dan sebaliknya jika LDR tidak

mendapat cahaya dari luar maka Lampu

akan menyala secara otomatis.

Lampu aktif jika diberikan sinyal 0 melalui pin

p1.0 (aktif low) dan sensor aktif ketika tidak

menerima cahaya (P0=0ffh) dalam arti bahwa

sensor LDR ini harus aktif high ketika dalam

keadaan gelap, sehingga bisa mengontrol

lampu. Pengontrolan lampu menggunakan

sensor LDR dapat dilihat pada listing program

dibahah ini:

---program listing untuk mengendalikan satu

buah lampu---

org 00h

mulai:

mov p1,#0ffh ; untuk pengaktifan lampu

mov r0,p0 ; untuk pengontrolan sensor

LDR

cjne r0,#0feh,statuson : untuk menentukan

status cahaya yang diterima oleh sen-

sor LDR. Jika cahaya yang diterima LDR

besar ( dalam kondisi terang), maka

matikan lampu (setb p1.0), jika sebali-

knya (dalam kondisi gelap), maka nya-

lakan lampu (clr p1.0).

statusoff:

setb p1.0 : matikan lampu di pin p1.0

(p1.0=1)

sjmp mulai

statuson:

clr p1.0 ; nyalakan lampu di pin p1.0

(p1.0=0)

sjmp mulai

end

PENUTUP

Dengan pengontrolan lampu menggunakan

sensor LDR dibantu dengan mikrokontroler,

maka kita dapat memperoleh kemudahan

dalam desain dan implementasi pengontro-

lan lampu, yaitu penentuan gelap dan ter-

angnya cahaya yang bisa diterima oleh LDR

sehingga lampu bisa ON atau OFF secara

otomatis. Tingkat kepekaan sensor LDR

dapat diatur dengan mengatur besar kecil-

nya tahanan atau resistor VR.

Sri Supatmi