< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12Page 13Page 14Page 15Page 16Page 17Page 18Page 19Page 20Page 21Page 22

Page 14 of 22
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.8, No. 2

194

H a l a m a n

Tegangan efektif Von Misses menentu-

kan terjadinya kelelehan di suatu node ele-

men. Sesuai dengan persamaan 5, tegan-

gan efektif ditentukan oleh enam jenis

tegangan. Karena model FEA yang diguna-

plane stress

maka besar tegangan efektif dipengaruhi

oleh tegangan tarik ZZ, tegangan geser YZ,

dan tegangan tarik YY.

Pada Gambar 17 sampai dengan 26

terlihat bahwa kurva tegangan Von Misses

selalu berada di bawah tegangan tarik ZZ

karena adanya pengaruh tegangan tarik YY

pada suku kuadrat kedua yang mengurangi

nilai tegangan tarik ZZ, di samping pula

adanya angka ½ di awal persamaan yang

membuat nilai tegangan Von Misses lebih

kecil daripada tegangan tarik ZZ. Dalam

kondisi elastis, terlihat adanya konsentrasi

tegangan di sekitar lubang pelat seperti

halnya tegangan tarik ZZ. Kemudian dalam

kondisi plastis, tegangan Von Misses mulai

mendekati seragam. Namun untuk variasi w

yang semakin membesar (w = 60 dan 70

Y. Djoko Setiyarto

No.

Leleh

Bruto (N)

Fy*Ag

Fraktur

Penampang

Effektif (N)

0.75*Fu*Ae

Geser Blok

(N)

Rn

1

720000

879120

578160

2

720000

879120

602160

3

720000

879120

626160

4

720000

879120

650160

5

720000

879120

674160

Tabel 4

Perhitungan Beban Ultimit menurut AISC-

LRFD 1999 Tanpa Faktor Reduksi

No

Leleh

Bruto

(N)

0.9*Fy

*Ag

Fraktur

Penam-

pang

Effektif

(N)

0.75*Fu

*Ae

Geser Blok (N)

Ubs*Fu

*Ant

.Rn

1

648000

659340

44400

357300

2

648000

659340

81400

385050

3

648000

659340

118400

412800

4

648000

659340

155400

440550

5

648000

659340

192400

468300

Tabel 5

Perhitungan Beban Ultimit menurut AISC-

LRFD 2005 Dengan Faktor Reduksi

No.

Leleh

Bruto (N)

Fy.Ag

Fraktur

Penampang

Effektif (N)

Fu.Ae

Geser

Blok (N)

Rn

1

720000

879120

476400

2

720000

879120

513400

3

720000

879120

550400

4

720000

879120

587400

5

720000

879120

624400

Tabel 6

Perhitungan Beban Ultimit menurut AISC-

LRFD 2005 Tanpa Faktor Reduksi

No

Hasil FEA

( N )

Persentase Perbedaan (%)

LRFD'99 & FEA

LRFD'05 & FEA

Dengan

FR

Tanpa

FR

Den-

gan FR

Tanp

a FR

1

374100

13.7

35.3

-4.7

21.5

2

397170

12.1

34.0

-3.1

22.6

3

414990

11.6

33.7

-0.5

24.6

4

430200

11.8

33.8

2.3

26.8

5

443400

12.3

34.2

5.3

29.0

Tabel 7

Perbandingan Kekuatan Ultimit Hasil FEA

dengan Desain AISC-LRFD1999 dan AISC-

LRFD2005 Akibat Pengaruh Variasi Jarak