< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12Page 13Page 14Page 15Page 16Page 17Page 18Page 19Page 20Page 21Page 22

Page 20 of 22
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.8, No. 2

200

H a l a m a n

perbedaan (<5%) dengan tegangan tarik

Z rata-rata, namun tidak terlalu

signifikan seperti kondisi elastis.

5. Mekanisme keruntuhan pelat tarik baja

berlubang hasil FEA dapat ditunjukkan

dengan terjadinya kelelehan di sekitar

penampang bidang tarik maupun bidang

geser. Mekanisme keruntuhan pelat

tarik baja berlubang tersebut berbeda

dengan keruntuhan geser blok AISC. Hal

ini terlihat dalam distribusi tegangan

efektif yang menunjukkan adanya

keseragaman distribusi tegangan pada

penampang bidang tarik (kelelehan

seluruh penampang bidang tarik),

namun tidak demikian pada penampang

geser.

6. Tinjauan kekuatan ultimit pelat tarik baja

berlubang dengan asumsi kelelehan

seutuhnya pada bidang tarik dan bidang

geser menunjukkan nilai kekuatan

ultimit yang lebih menentukan (lebih

kecil) dibandingkan asumsi keruntuhan

geser blok AISC-LRFD 2005. Peluang

apakah

mekanisme

keruntuhan

kelelehan pada bidang tarik dan geser

seperti yang ditunjukkan dalam FEA

akan

lebih

menentukan

dalam

kenyataan, sebaiknya perlu dilakukan

penelitian

lanjutan

yang

berupa

percobaan di laboratorium.

7. Hasil

distribusi

regangan

efektif

menunjukkan untuk w yang kecil (≤40

mm) memberikan nilai regangan efektif

yang cukup besar (>0.03) di sepanjang

penampang bidang tarik. Sedangkan

untuk w yang besar (>40 mm)

memberikan nilai regangan efektif yang

cukup besar hanya di sekitar tepi lubang

pelat. Hal ini diakibatkan karena w yang

besar memiliki penampang bidang tarik

yang lebih luas, sehingga gaya tarik yang

menimbulkan terjadinya regangan dapat

didistribusikan di sepanjang penampang

bidang tarik dengan lebih luas.

REFERENSI

Theory and Modeling

Guide

town, USA.

User Interface Primer

Report ARD 01-6, ADINA R&D, Water-

town, USA.

Load and Resistance Factor

Design Specification for Structural Steel

Buildings

struction, Chicago, Illinois.

Load and Resistance Factor

Design Specification for Structural Steel

Buildings

struction, Chicago, Illinois.

Finite Element

Procedures in Engineering Analysis

Prentice-Hall, New-Jersey, USA.

Advanced Topics

in Finite Element Analysis Structures

with Mathematica and Matlab Computa-

tion

Brockenbrough, R.L and Merritt, F.S. (2006).

Structural Steel Designer’s Handbook

4

th

Edition, McGraw-Hill, New York.

Boresi, A.P., Schmidt, R.J., and Sidebottom,

Advanced Mechanics of

Materials

Sons, Canada.

Ad-

vanced Mechanics of Materials

Edition, Prentice-Hall, New Jersey, USA.

Cook, R.D., Malkus, D.S., Plesha, M.E., and

Concept and Applica-

tions of Finite Elemnt Analysis

Edition, John Wiley & Sons, USA.

Steel Structures: Con-

trolling Behavior Through Design

Wiley & Sons, Canada.

Gupta, M. and Gupta, L.M. (2004).

“Evaluation of Stress Distribution in

Elec-

tronic Journal of Structural Engineering,

pp.17-27.

Kara, Emre. (2005). “A Numerical Study on

Block Shear Failure of Steel Tension

A Thesis Submitted to The

Graduate School of Natural and Applied

Science of Middle East Technical Univer-

sity

Y. Djoko Setiyarto