< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8

Page 5 of 8
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.9, No. 1

7

H a l a m a n

suatu tingkat kinerja yang diinginkan.

Untuk setiap ukuran harus ditetapkan

target yang ingin dicapai. Penetapan

target ini bisa berdasarkan pengalaman

masa lalu atau hasil benchmarking

terhadap organisasi-organisasi yang

unggul dalam bidangnya. Target-target

tersebut biasanya ditetapkan untuk jangka

waktu tiga sampai lima tahun. Setelah

target-target ditentukan maka selanjutnya

ditetapkan programprogram yang akan

dilakukan untuk mencapai target tersebut.

Setelah programprogram tersebut

ditetapkan maka program-program

tersebut harus diuji terlebih dahulu,

artinya program-program tersebut harus

dinilai apakah program yang ditetapkan

dapat memberikan dampak positif bagi

organisasi atau sebaliknya, dengan

menggunakan matriks keterkaitan

hubungan program dengan setiap tujuan

strategis.

Balanced Scorecard

Balanced

scorecard

adalah mengimplementasikan apa yang

telah dibangun atau disusun. Langkah

pertama dalam mengimplementasikan

Balanced scorecard

telah disusun melakukan identifikasi data

y a n g

d i p e r l u k a n

u n t u k

m e n g i m p l e m e n t as i k a n

B a l a n c e d

scorecard

teknologi informasi yang digunakan untuk

memudahkan proses mengkomunikasikan

Balanced scorecard

balance scorecard tidak bisa langsung

dilakukan pada setiap unit organisasi

secara bersamaan, tetapi harus dilakukan

secara bertahap.

Langkah kedua adalah membangun

scorecard secara menyeluruh. Pada

Balanced scorecard

tingkat organisasi, yang kemudian

diterjemahkan kedalam

Balanced

scorecard

Balanced

scorecard

Balanced scorecard

individu. Pada tahapan ini tim yang

terbentuk mengkominukasikan inisiatif

strategis dan ukuran yang dibutuhkan

untuk setiap perspektif kepada manager

dari masing-masing unit organisasi.

Selanjutnya manager dari setiap

unit organisasi berpartisipasi dalam

menentukan ukuran dari setiap proses

yang dilakukan oleh unitnya. Pada

tahapan ini terjadi pertukaran informasi

dari tim pusat kepada manager unit dan

sebaliknya. Langkah ketiga adalah

menggunakan data scorecard untuk

evaluasi dan peningkatan. Pada tahapan

ini terjadi arus informasi dari setiap tim

atau individu kepada departemen, yang

oleh departemen dilanjutkan ke unit

organisasi, yang akhirnya semua informasi

dikumpulkan pada tingkat organisasi.

Pengumpulan data bisa dilakukan

dengan cara melihat catatan manual,

melalui survei menggunakan email,

interview terhadap individu atau tim, dan

melalui database. Setelah data-data

tersebut terkumpul maka eksekutif

melakukan analisa dan evaluasi atas data

tersebut. Dari analisa dan evaluasi ini

diputuskan bagaimana merevisi strategi,

inisiatif.

Balanced scorecard

memberikan manfaat bagi organisasi

antara lain meningkatkan komunikasi

antar individu dalam organisasi,

manajemen dapat fokus pada proses

organisasi secara keseluruhan, membawa

setiap unit dalam organisasi kearah yang

sama yaitu melayani masyarakat,

memotivasi pekerja, meningkatkan sistem

penghargaan, dan meningkatkan

kepuasan pekerja. Ketidakmampuan

organisasi dalam memilih dan

menggunakan ukuran kinerja yang tepat,

ketidakmampuan sistem informasi

organisasi yang ada untuk menyediakan

data yang diminta, kurangnya dukungan

dan komitmen dari manajemen, dan

pekerja kurang mempunyai wewenang

untuk mengambil keputusan, merupakan

beberapa

kendala

yang

harus

Dony Waluya Firdaus