< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8

Page 6 of 8
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.9, No. 1

8

H a l a m a n

d i p e r h a t i k a n

d a l a m

m e n g i m p l e m e n t as i k a n

B a l a n c e d

scorecard

Balanced Scorecard

USM&R Division

Menurut Vincent (2002) memberi-

kan contoh kasus pada divisi Pemasaran

(The

United States Marketing & Refining—

)

miyak terbesar kelima di Amerika Serikat.

Ed Lewis (manajer keuangan

deputy control-

ler

Bob McCool (Wakil Presdien Eksekutif

USM&R) bahwa USM&R perlu mengem-

balanced scorecard

manajemen senior USM&R mengumum-

balanced scorecard

balanced scorecard

pada divisi USM&R telah memungkinkan

McCool untuk melihat bagaimana mana-

jer—manajer dari unit—unit bisnis berpikir,

merencanakan, dan mengeksekusi ren-

cana—rencana itu. McCool menyatakan

bahwa : ―Saya dapat melihat kesenjan-

gan—kesenjangan dan memahami kultur

serta metalitas setiap manajer, sehingga

memudahkan saya untuk mengembang-

kan mereka menjadi manajer yang lebih

baik melalui program –program pengem-

bangan manajemen yang didesain khusus

sesuai kebutuhan‖.

McCool juga menyatakan bahwa :

balanced scorecard

3 sampai 4 tahun telah memungkinkan

perusahaan menghasilkan ratusan juta

Bal-

anced scorecard

bang utama. Itu membantu kami untuk

memfokuskan inisiatif—inisiatif kami dan

mempertahankan mereka agar sesuai

degan tujuan—tujuan stategis kami. Itu

menjadi alat komunikasi yang hebat untuk

menceritakan sejarah perjalanan bisnis,

juga merupakan alat pembelajaran yang

ampuh. Orang – orang sekarang melihat

bagaimana kontribusi pekerjaan mereka

sehari—hari kepada kinerja USM&R. tan-

tangan kami adalah bagaimana memper-

tahankan kinerja ini. Saya ingin orang—

scorecard

memfokuskan perhatian pada kesem-

patan besar untuk pertumbihan‖.

SIMPULAN

Dengan adanya perbedaan-

perbedaan antara organisasi bisnis dan

Balanced scorecard

dimodifikasikan terlebih dahulu agar

sesuai dengan kebutuhan organisasi

publik. Meskipun organisasi publik tidak

bertujuan untuk mencari profit, organisasi

ini terdiri dari unit-unit yang saling terkait

yang mempunyai misi yang sama yaitu

melayani masyarakat. Pada sektor publik,

(value)

(output)

(outcome)

Balanced scorecard

sistem manajemen strategis yang

menterjemahkan visi dan strategi suatu

organisasi kedalam tujuan dan ukuran

operasional. Tujuan dan ukuran

operasional tersebut kemudian dinyatakan

dalam empat perspektif yaitu perspektif

customers

internal business process

serta pembelajaran dan pertumbuhan

learning and growth

Dony Waluya Firdaus