< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12Page 13Page 14Page 15

Page 9 of 15
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.9, No. 1

115

H a l a m a n

pressure

proof

load

juan model uji ini adalah mengetahui peri-

laku pelat atas seperti kondisi tegangan,

besarnya gaya kontak dan luas bidang

kontak (node yang mengalami kontak)

proof load

diberikan. Kemudian dengan dimensi yang

serupa, pada model uji 2 dan 4, selain

pressure

pressure

tarik pada salah satu sisi pelat. Besarnya

gaya tarik yang terjadi pada pelat diasum-

sikan sebesar 70 MPa (untuk pelat sete-

bal 5 mm) dan sebesar 80 MPa (untuk

pelat setebal 8 mm). Tujuan model uji ini

adalah untuk mengetahui bagaimana peri-

laku pelat bagian atas yang telah memiliki

gaya kontak tersebut dalam menerima

beban eksternal tarik. Karena ingin diketa-

hui bagaimana manfaatnya penambahan

proof loadproof load

mum terhadap sambungan geser-kritis,

maka permukaan bawah baut model uji 5

pressure

yang maksimal. Tujuan model uji 5 dan 6

ini adalah mempelajari deformasi pada

proof load

maksimal diberikan. Selain itu akan dipe-

lajari pula bagaimana perubahan gaya

kontak dan daerah kontak yang terjadi

pada bidang kontak antara pelat atas dan

proof load

diberikan semakin bertambah hingga

proof

load

kan bekerja pada tiap model uji berbeda-

beda, maka input beban yang dilakukan

juga berbeda.

Karena pada model uji 1, 3, dan 5, 6,

memiliki beban teraplikasi hanya sebuah,

proof loadtime

functionapply load

juga hanya satu untuk mendefinisikan

proof load

proof load

proof load

besarnya langsung dapat ditentukan me-

time functiontime step

Sedangkan pada model uji 5 dan 6, besar

proof load

terlebih dahulu. Penentuan besar mak-

proof load

Full Newton

Automatic Time Stepping

kondisi aktif. Pada model uji 2 dan 4, be-

proof load

baut terdapat pula beban tarik pada pelat.

time function

apply load

tersebut

.

Time function

jenis, yang pertama untuk mendefinisikan

fungsi pembebanan dari beban tarik pelat,

dimana pelat dikondisikan menerima be-

ban tarik sebesar nol saat waktu awal

hingga sebesar 70 MPa (model uji 2) atau

80 MPa (model uji 4) saat waktu akhir.

time function

tuk mendefinisikan fungsi pembebanan

proof loadproof

load

hingga saat waktu akhir adalah konstan

time

function

apply load

Y. Djoko Setiyarto

Model

d

tp1

tp2

L1

L2

Proof Load

Tarik Pelat

(mm)

(mm)

(mm)

(mm)

(mm)

(MPa)

(MPa)

1

12.7

5

5

50

50

418.6

-

2

12.7

5

5

50

50

418.6

70

3

15.9

8

8

50

50

429.7

-

4

15.9

8

8

50

50

429.7

80

5

12.7

5

5

50

50

Maksimal

-

6

15.9

8

8

50

50

Maksimal

-

Tabel 4 Jumlah Model FEA