< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12

Page 4 of 12
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.9, No. 1

24

H a l a m a n

Gambar 1. Komponen EAP

Zachman Framework

Zachman

mengidentifikasikan

sebuah

framework

dengan

enam

tingkatan arsitekur yang dimulai dengan

tingkat

konseptual

hingga

detail

rancangan dan konstruksi sebuah system.

Aspek yang penting lainnya adalah definisi

yang jelas dan perbedaan dari ketiga

arsitektur, yakni: arsitektur data, arsitektur

proses (aplikasi), dan arsitektur jaringan

(teknologi).

Zachman Framework

yang digunakan adalah baris 1 sampai 4

untuk kolom 1, 2, dan 3. Gambar

framework

pada (Gambar 2) dibawah ini :

1. Perspektif

Perencana

Objective/

Scope

belakang, dan tujuan.

Business Model/

Owner’s View

septual dar enterprise.

System Model/

Designer’s View

sistem

informasi

sekaligus

menjembatani hal yang diinginkan

pemilik

dan

hal

yang

dapat

direalisasikan secara teknis dan fisik.

Technology

Model/ Builder’s View

digunakan

dalam

mengawasi

implementasi teknis dan fisik.

Detailed Rep-

resenttsions/ Out of Context View

menetapkan peran dan rujukan bagi

pihak yang bertanggung jawab untuk

melakukan pembangunan system infor-

masi.

6. Perspektif

fungsional

Functioning

Bobi Kurniawan,ST.,M.Kom

untuk mengolah data tersebut.

3. EAP menggunakan keterkaitan data

untuk

membatasi

rencana

implementasi.

Pada pendekatan tradisional, setelah

pertanyaan “Sistem apa yang anda

butuhkan untuk mencapai tujuan?,”

sistem analis akan bertanya, “sistem

mana yang akan diimplementasikan

terlebih dahulu?” pihak eksekutif

perusahaan memegang peranan untuk

menentukan prioritas pengembangan

sistem. Pendekatan EAP menunjukan

proiritas tersendiri. Keterkaitan data

akan menentukan urutan ideal untuk

pengembangan aplikasi. Selain untuk

untuk

pengembangan

aplikasi,

keterkaitan data ini akan mendorong

rencana implementasi.

4. EAP

mempertimbangkan

baik

operasional jangka pendek dan focus

strategi

jangka

panjang.

Dalam

menggunakan informasi dan teknologi

untuk mendukung bisnis.

Pendekatan tradisional berfokus

secara eksekutif terhadap masalah jangka

pendek. Biasanya pendekatan ini hanya

memperhatikan area bisnis yang akan

memberikan kontribusi keuntungan dalam

waktu dekat. EAP mempertimbangkan

tujuan bisnis jangka panjang. Oleh karena

itu, EAP akan menunjukan rencana yang

fleksibel untuk mencapai tujuan dengan

biaya yang masuk akal

.

Komponen Enterprise Architecture Planning

(EAP).

Komponen dari EAP menurut Spe-

layer

framework

plannerowner.

dapat digambarkan sebagai berikut: