< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10

Page 5 of 10
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.9, No. 1

75

H a l a m a n

2. Segmentasi citra

Segmentasi citra merupakan proses

yang bertujuan untuk memisahkan

suatu daerah pada citra dengan

daerah lainnya. Berbeda dengan pada

citra non-tekstural, segmentasi citra

tekstural tidak dapat didasarkan pada

intensitas piksel per piksel, tetapi

perlu mempertimbangkan perulangan

pola

dalam

suatu

wilayah

ketetanggaan lokal.

Histogram

Kata histogram berasal dari bahasa

Yunani: histos dan gramma. Pertama kali

digunakan oleh Karl Pearson pada tahun

1895

untuk

memetakan

distribusi

frekuensi dengan luasan area grafis

batangan menunjukkan proporsi banyak

frekuensi yang terjadi pada tiap kategori.

Histogram citra adalah grafik yang

menggambarkan penyebaran nilai-nilai

intensitas pixel dari suatu citra atau

bagian tertentu di dalam citra. Histogram

juga dapat menunjukkan banyak hal

tentang kecerahan (brightness) dan

kontras (contrast) dari sebuah gambar.

Secara grafis histogram ditampilkan

dengan diagram batang

Misal citra digital memiliki L derajat

keabuan.

(misalnya

citra

dengan

kuantisasi derajat keabuan 8-bit, nilai

derajat keabuan dari 0 – 255) secara

matematis dapat dihitung dengan rumus :

IMPLEMENTASI PERANGKAT LUNAK

Dalam penelitian ini menggunakan

perangkat lunak Matlab 7.8.0 (R2009a).

Perangkat Matab itu sendiri adalah

sebuah

bahasa

dengan

(high -

performance) kinerja tinggi untuk

komputasi masalah teknik. Matlab

mengintegrasikan komputasi, visualisasi,

dan pemrograman dalam suatu model

yang sangat mudah untuk pakai dimana

masalah-masalah dan penyelesaiannya

diekspresikan dalam notasi matematika

yang familiar. Penggunaan Matlab meliputi

bidang–bidang:

Matematika dan Komputasi

Pembentukan Algorithm

Akusisi Data

Pemodelan, simulasi, dan pembuatan

prototipe

Analisa data, explorasi, dan visualisasi

Grafik Keilmuan dan bidang Rekayasa

Prosedur Akuisisi Citra

Adapun prosedur akuisisi citra yang

dilakukan dengan perangkat lunak Matlab

untuk proses computer vision adalah

sebagai berikut:

1. Cara mengakses webcam pada

laptop.

Dengan menggunakan program

matlab, cara mengakses webcam

pada laptop dapat dilakuan dengan

membuat perintah sebagai berikut:

vidobj = videoinput

(

'winvideo'

);

start(vidobj);

2. Cara menampilkan objek citra yang

tertangkap pada posisi webcam.

Perintah untuk menampikan objek

citra yang tertangkap pada posisi

webcam, adalah sebagai berikut:

preview(vidobj);

Gambar 2

Objek gambar yang tertangkap oleh

webcam

Jana Utama,ST.