< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8

Page 3 of 8
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.9, No. 2

149

H a l a m a n

tidak formal, arsitektur vernakular dapat

dimengerti sebagai gaya bangunan biasa

informalthe local architecture of a place

or people

baik lokasi atau pun pembuatnya),

khususnya gaya yang digunakan untuk

rumah tinggal biasa alih-alih gedung-

gedung perkantoran besar atau komersial

formal

Selain itu beberapa istilah seperti: arsi-

indigenous

yang terkenal dengan kearifannya, dan

anonimus; arsitektur rakyat, populer,

berkonteks rural (perdesaan), atau arsitek-

tur tradisional; arsitektur tanpa arsitek;

“non-pedigree”

architecture

kan dengan arsitektur vernakular. Istilah-

istilah ini yang menjadikan arsitektur ver-

nakular eksklusif terhadap dunia luar dan

asing, namun demikian arsitektur vernaku-

lar dirancang dan dibangun melalui me-

toda-metoda tradisio-nal yang beragam.

Terlepas dari keterkaitannya dengan tra-

disi, metoda-metoda arsitektur vernakular

dapat dianggap sebagai suatu kegiatan

state-of-the-art

kan beragam alternatif bagi praktek-

praktek arsitektur konvensional yang

memiliki akuntabilitas tinggi terhadap kri-

sis energi di era kiwari. Terlebih dengan

kenyataan bahwa sebagain besar

ver-

nacular homes

arsitektur dunia diperkirakan merupakan

rancangan vernakular dan hanya sekitar

5% - 10% didesain oleh arsitek (Rapoport,

1969), dengan perkataan lain denominasi

vernakular tidak berlaku secara eksklu-

sif hanya bagi arsitektur masa lalu atau

hanya bagi arsitektur non moderen atau

hanya berkonteks perdesaan.

Mendapat julukan aktor di balik konsumsi

berlebihan atas energi, khususnya enerji

yang bersumber daya tidak terbarukan

fossil fuels

sitek kiwari melakukan eksplorasi atas

metoda-metoda untuk mengurangi kon-

sumsi tersebut melalui desain-desain yang

green design

Di tengah eksplorasi ini konsep vernakular

dalam arsitektur menjadi sasaran bidik

yang kritis karena “kearifan” yang telah

empirical buil-ders

selama berabad-abad, salah satunya

dalam mengkonsumsi energi dalam jum-

lah yang relatif lebih sedikit.

URBAN” VERNACULAR

URBAN” VERNACULAR

ARCHITECTURE

ARCHITECTURE

STATE OF THE ART

STATE OF THE ART

Seperti telah dipaparkan di atas yaitu hal-

hal yang berkaitan dengan fenomena dan/

urban vernacular

karakter informal merupakan karakteristik

dominan yang menjadi indikator vernaku-

laritas suatu fenomena dan/ atau karya

tersebut. Hal ini seperti yang terjadi pada

contoh asrama mahasiswi di Pembroke

College yang arsiteknya dengan sengaja

planning an unplanned look

yaitu merancang asrama yang berpenam-

pilan informal agar memenuhi keinginan

Wanita Subadra Abioso

Gambar 2.

Gambar 2.

Pembroke College, Brown

Pembroke College, Brown

University, Providence, RI, USA

University, Providence, RI, USA

.

.