< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8

Page 3 of 8
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.9, No. 2

181

H a l a m a n

siang (11.00-14.00), dan sore (16.00-

19.00). Untuk mempermudah dalam

melakukan pengumpulan data primer

maka ditetapkan 9 titik pengamatan

diantaranya:

 Jalan Raya Jatinangor belokan depan

Institut Pemerintahan dalam Negri

(IPDN) arah ke Sumedang.

 Pintu keluar masuk Institut

Pemerintahan dalam Negri (IPDN).

 Pintu keluar masuk Institut Manajemen

Koperasi Indonesia (IKOPIN).

 Persimpangan Jalan Lingkar 1

 Persimpangan Jalan Winayamukti 1

 Pintu masuk Universitas Padjadjaran

(UNPAD).

 Pintu keluar Universitas Padjadjaran

(UNPAD)

 Persimpangan Jalan Lingkar 2

 Persimpangan Jalan Winayamukti 2

 Penetapan beberapa titik pengamatan

dilakukan berdasarkan aktivitas yang

terdapat di Jalan Raya Jatinagor

berdasarkan fungsinyasebagai pintu

masuk

dan

keluar

Kawasan

Pendidikan Tinggi Jatinangor. Adapun

titik pengematan dapat dilihat pada

Gambar 1.

Metode Analisis

Metode yang digunakan dalam studi ini

adalah metode kuantitatif, eksplanatif.

Adapun tahapan analisis yang akan

dilakukan adalah sebagai berikut:

 Analisis bangkitan dan tarikan yang

dihasilkan oleh kegiatan perguruan

tinggi.

 Pada analisis ini akan dilakukan

analisis dari hasil traffic counting yaitu

analisis bangkitan dan tarikan yang

dihasilkan oleh kegiatan perguruan

tinggi.

 Analisis pengaruh kegiatan perguruan

tinggi terhadap kinerja pelayanan jalan

di Jalan Raya Jatinangor.

 Analisis ini mengkaji pengaruh yang

dihasilkan oleh kegiatan perguruan

tinggi terhadap kinerja pelayanan Jalan

Raya Jatinangor dengan melihat

pengaruh bangkitan dan tarikan yang

dihasilkan oleh kegiatan perguruan

tinggi terhadap volume lalu lintas di

Jalan Raya Jatinangor. Sebelum

menganalisis

pengaruh

kegiatan

perguruan tinggi terhadap kinerja

pelayanan

jalan

maka

harus

Eva Nursawitri, Romeiza Syafriharti dan L. Yossi Hastini

Gambar 1. Peta Lokasi Penelitian