< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8

Page 4 of 8
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.9, No. 2

182

H a l a m a n

menganalisis tingkat pelayanan jalan di

Jalan

Raya

Jatinangor.

Tingkat

pelayanan jalan dihitung dengan cara:

 Menghitung volume lalu lintas

(smp/jam)

 Menghitung kapasitas lalu lintas

(smp/jam)

dengan

cara

mengetahui:

 Kapasitas dasar dalam smp/jam

(Co)

 Faktor penyesuaian lebar jalan

(FCw)

 Faktor penyesuaian hambatan

samping dan bahu jalan/kerb (FCsf)

 Faktor penyesuaian pemisahan

arah (FCsp)

 Faktor penyesuaian ukuran kota

(FCcs)

 Mengitung korelasi antara karakteristik

aktivitas perguruan tinggi (X) terhadap

tarikan dan bangkitan pergerakan yang

dihasilkan oleh kegiatan perguruan

tinggi

(Y).

Analisis

korelasi

ini

mengunakan jenis korelasi bivariat,

yaitu korelasi antara satu variabel

bebas dan satu variabel tergantung.

Analisis bivariat yang digunakan dalam

penelitian ini adalah korelasi person.

Pada analisis korelasi ini akan dilihat

seberapa

kuat

dan

signifikan

hubungan/korelasi antara karakteristik

aktivitas perguruan tinggi (X) terhadap

tarikan dan bangkitan pergerakan yang

dihasilkan oleh kegiatan perguruan

tinggi (Y). Adapun variabel bebas dan

variabel tergantung yang digunakan

dalam analisi korelasi pada penelitian

ini adalah sebagai berikut:

 Variabel tergantun (Y) yaitu tarikan

dan bangkitan pergerakan yang

dihasilkan oleh kegiatan perguruan

tinggi

 Variabel

bebas

(X)

yaitu

karakteristik aktivitas perguruan

tinggi dapat dilihat sebagai berikut:

 Jumlah Jurusan

 Jumlah Mahasiswa

 Jumlah Dosen

 Jumlah Karyawan

 Jadwal kuliah (jumlah kelas/

hari)

 Jadwal Kegiatan

Kemahasiswaan (jumlah

kegiatan/hari)

 Luas Lantai

 Luas Area

 Luas Parkir

PEMBAHASAN

Tarikan dan Bangkitan Kegiatan

Perguruan Tinggi

Tarikan dan Bangkitan perguruan tinggi

adalah jumlah pergerakan ke kegiatan

perguruan tinggi dalam satuan mobil

penumpang (smp). Adapun tarikan dan

bangkitan pergerakan yang dihasilkan

oleh kegiatan perguruan tinggi dapat

dilihat pada Tabel 1 Berdasarkan Tabel 1

tarikan

dan

bangkitan

pergerakan

kegiatan perguruan tinggi didominasi oleh

tarikan dan bangkitan UNPAD. Tarikan dan

bangkiatan

pergerakan

kegiatan

perguruan tinggi yang paling besar adalah

UNPAD pada Hari Senin periode waktu

siang hari sebesar 1955 pergerakan untuk

tarikan dan 1990 pergerakan untuk

bangkitan. Sedangkan tarikan kegiatan

perguruan tinggi yang paling kecil adalah

9 pergerakan pada Hari Minggu periode

waktu

siang

hari

dan

bangkitan

pergerakan yang paling kecil pada Hari

Minggu periode waktu pagi hari sebesar

16 pergerakan

Pengaruh Tarikan dan Bangkitan IPDN

terhadap Volume Lalu Lintas di Jalan Raya

Jatinangor

Analisis pengaruh kegiatan perguruan

tinggi di Jalan Raya Jatinangor dilakukan

dengan

meliputi

analisis

pengaruh

kegiatan perguruan tinggi terhadap

volume lalu lintas di Jalan Raya Jatinangor,

analisis pengaruh kegiatan perguruan

tinggi terhadap tingkat pelayanan Jalan

Eva Nursawitri, Romeiza Syafriharti dan L. Yossi Hastini