< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12

Page 5 of 12
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.9, No. 2

191

H a l a m a n

margin

tase:

Murabahah

Pembiayaan menurut UU No. 10 tahun

1998 pasal 1 ayat(12) tentang perbankan

yang dikutip oleh Abdul Ghopur Ansori

(2007:221), menyatakan bahwa:

―Pembiayaan

berdasarkan

prinsip

syari’ah adalah penyediaan uang atau

tagihan yang dapat dipersamakan den-

gan itu, berdasarkan persetujuan atau

kesepakatan pinjam meminjam antara

bank dengan pihak lain yang mewajib-

kan pihak yang dibiayai untuk

mengembalikan uang atau tagihan

tersebut setelah jangka waktu tertentu

dengan imbalan atau pembagian hasil

keuntungan.‖

Berdasarkan definisi diatas dapat disim-

pulkan bahwa pembiayaan merupakan

pendanaan penyediaan uang yang diberi-

kan oleh suatu pihak kepada pihak lain

untuk mendukung investasi yang telah

direncanakan dan mewajibkan pihak yang

dibiayai untuk mengembalikan uang atau

tagihan tersebut setelah jangka waktu

tertentu dengan imbalan/ pembagian ha-

sil keuntungan.

Murabahah

Murabahah

(2008:21), menyatakan bahwa:

Murabahah

dengan harga jual sebesar harga

perolehan ditambah keuntungan yang

disepakati dan penjual harus men-

gungkapkan harga perolehan barang

tersebut kepada pembeli.‖

Murabahah menurut Ascarya (2007: 81)

menyatakan bahwa:

“Murabahahfiqih

islam yang berarti suatu bentuk jual

beli tertentu ketika penjual menyata-

kan biaya perolehan barang, meliputi

harga barang dan biaya-biaya lain yang

dikeluarkan untuk memperoleh barang

tersebut dan tingkat keuntungan

(margin) yang diinginkan.

Berdasarkan definisi diatas dapat disim-

murabahah

akad jual beli yang harga jualnya ditambah

keuntungan yang telah disepakati oleh

kedua belah pihak.

Murabahah

murabahah

mad (2005:94), adalah sebagai berikut:

Murabahah

ribhu= keuntungan); Bank sebagai pen-

jual dan nasabah sebagai pembeli.

Barang diserahkan segera dan pem-

bayaran dilakukan secara tangguh.‖

murabahah

man A Karim (2006:113), adalah sebagai

berikut:

murabahah

saksi jual beli, yaitu pihak bank

syari’ah bertindak sebagai penjual dan

nasabah sebagai pembeli dengan

harga jual dari bank adalah harga beli

dari pemasok ditambah keuntungan

dalam presentase tertentu bagi bank

syari’ah sesuai kesepakatan.‖

Berdasarkan pengertian diatas dapat dis-

murabahah

merupakan pembiayaan dengan sistem

jual beli yang harga jualnya di tambah ke-

untungan dan pembayarannya dilakukan

dengan tangguh.

Rukun dan Syarat-syarat Murabahah

Cara pembayaran dan jangka waktu

disepakati

bersama,

dapat

secara

lumpsum ataupun secara angsuran.

Murabahah dengan pembayaran secara

Sri Dewi Anggadini

Margin dalam % = ———————–——————x 100%

Cost Recovery+keuntungan

Harga beli Bank/BMT