< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12Page 13Page 14Page 15Page 16

Page 2 of 16
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.9, No. 2

216

H a l a m a n

transaksi masa lalu. Aktiva tetap lazimnya

dicatat sebesar harga perolehannya

Permodalan merupakan masalah utama

yang

akan

menunjang

kegiatan

operasional perusahaan dalam rangka

mencapai

tujuannya.

Modal

yang

dipergunakan untuk kegiatan usaha ini

disebut modal kerja. Modal kerja

merupakan kekayaan atau aktiva yang

diperlukan

oleh

perusahaan

untuk

menyelenggarakan kegiatan operasional

sehari-hari yang selalu berputar dalam

periode tertentu. Perputaran modal kerja

yang rendah bisa disebabkan karena 3

hal, salah satunya adalah rendahnya

perputaran piutang.

Perputaran piutang berasal dari lamanya

piutang diubah menjadi kas. Piutang

timbul karena adanya transaksi penjualan

barang atau jasa secara kredit. Ini berarti

perusahaan

mempunyai

hak

klaim

terhadap seseorang atau perusahaan lain.

Piutang termasuk dalam golongan aktiva

lancer. Dewasa ini dengan semakin

tingginya tingkat persaingan bisnis di

Indonesia telah memaksa perusahaan

perusahaan di Indonesia untuk sebisa

mungkin mempertahankan kelangsungan

usahanya. Dengan keadaan seperti itu,

sehingga memicu perusahaan perusahaan

untuk berkerja keras dalam menghasilkan

laba yang menjadi tujuan utama dari

setiap usaha. Selain dengan melakukan

efisiensi terhadap biaya biaya produksi,

hal lain yang dapat dilakukan perusahaan

perusahaan adalah dengan memberikan

kemudahan

dalam

persyaratan

pembayaran. Karena pada umumnya

pemberian kredit sudah lazim dilakukan

oleh perusahaan perusahaan saat ini,

karena jika melakukan pembayaran tunai

seperti yang ditawarkan perusahaan,

kontinuitas perusahaan akan menjadi

sesuatu yang sulit direalisasikan, karena

mungkin

saja

perusahaan

lain

menawarkan

kemudahan

lewat

pemberian kredit. Oleh karena itu

penjualan secara kredit menjadi suatu

kebutuhan

bagi

perusahaan

dalam

meningkatkan volume penjualannya dan

dalam mempertahankan eksistensinya.

Identifikasi Masalah dan Rumusuan

Masalah

Identifikasi Masalah

Masalah yang akan penulis identifikasikan

dalam penelitian ini adalah sebagai

berikut:

1. Pada tahun 2008 nilai aktiva tetap

bersih mengalami penurunan yang

disebabkan oleh penyusutan dan

berdampak pada kerugian yang dialami

PT. POS Indonesia.

2. Pada tahun 2007-2008 nilai piutang

mengalami peningkatan tapi tidak

disertai dengan kenaikan laba, hal

tersebut tidak sesuai dengan teori yang

ada.

3. Makin banyaknya pesaing usaha jasa

penitipan yang sama dan banyaknya

konsumen suratpos yang beralih ke

produk subtitusi, seperti sms dan

internet

yang

berdampak

pada

pendapatan yang tidak sesuai dengan

yang ditargetkan.

4. Pada tahun 2008 laba yang dihasilkan

menurun

drastis

akibat

adanya

penyusutan nilai aktiva.

Rumusan Masalah

Berdasarkan pengidentifikasian masalah-

masalah

di

atas,

maka

penulis

merumuskan masalah dari penelitian ini

adalah

1. Bagaimana tingkat perputaran aktiva

tetap dan tingkat perputaran piutang

pada PT. POS Indonesia.

return

on assets

3. Seberapa besar pengaruh perputaran

aktiva tetap dan perputaran piutang

return

on asset)

Ari Bramasto