< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6

Page 3 of 6
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.10 No. 1

5

H a l a m a n

Biasanya pesan Iklan Layanan

Masyarakat berupa ajakan, pernyataan atau

himbauan kepada masyarakat untuk

melakukan atau tidak melakukan suatu

tindakan demi kepentingan umum atau

merubah perilaku yang tidak baik supaya

menjadi lebih baik, misalnya masalah

kebersihan

lingkungan,

mendorong

penghargaan

terhadap

perbedaan

pendapat,

keluarga

berencana,

dan

sebagainya .

Iklan-iklan pada masa sekarang

umumnya hadir dengan bentuk-bentuk

pencitraan

dalam

rangka

untuk

membangun sebuah citra merek yang positif

dimata

konsumen.

Bentuk-bentuk

pencitraan tersebut merupakan sebuah

langkah dari strategi pesan, yang disebut

dengan strategi citra merek atau brand

image. Dalam strategi citra merek terdapat

bentuk strategi yaitu strategi differensiasi.

Maksudnya adalah sampai di mana produk

atau brand tersebut mampu membangun

image khusus, unik, atau berbeda pada

masyarakat konsumen

Periklanan memiliki enam elemen,

yaitu :

1. Bentuk komunikasi yang dibayar

2. Proses identifikasi sponsor

3. Membujuk

dan

mempengaruhi

konsumen

4. Media massa sebagai media penyampai

5. Nonpribadi

6. Pasar sasaran & konsumen sasaran

Strategi memegang peranan penting

dalam penentuan keberhasilan iklan.

Strategi merupakan dasar membangun

merek, strategi menjaga agar periklanan

dan elemen pemasaran berada dalam jalur

yang tepat serta membangun kepribadian

merek dengan jelas dan konsisten. Strategi

mewakili jiwa sebuah merek dan menjadi

elemen penting untuk keberhasilan (Roman,

Maas & Nisenholtz, 2005).

Strategi

iklan

harus

mampu

menjawab pertanyaan dasar dari rancangan

sebuah sebuah kampanye periklanan yang

dirumuskan dalam 5W + 1H (Suhandang,

2005) yaitu :

What : apa tujuan iklan ?

Who

When

Where

Why

How

Tujuan dari strategi adalah usaha

untuk menciptakan iklan yang efektif, oleh

karena itu selain rumusan pertanyaan 5W +

1H maka pengetahuan yang cukup tentang

produk, persaingan pasar atau kompetitor

dan analisis mendalam tentang konsumen

merupakan kunci pokok yang harus

diketahui

oleh

pemasar

sebelum

merumuskan sebuah strategi (Batey, 2003)

Untuk membujuk dan mempengaruhi

konsumennya sebuah iklan harus inovatif

dan kreatif. Iklan yang inovatif pun akan

lebih diingat dibandingkan iklan yang biasa

saja. Konsumen adalah orang-orang yang

cerdas sehingga pembuat iklan merancang

pesan iklan yang melibatkan konsumen

dengan menstimulasi imajinasi mereka

untuk

mendapatkan

respon

yang

diharapkan.

Dalam hal ini diperlukan strategi

pemilihan daya tarik pesan iklan yang paling

sesuai. Untuk menentukan daya tarik pesan

iklan yang akan memberikan tingkat

keberhasilan paling tinggi terhadap target

sasaran harus melalui riset pasar.

Pesan iklan merupakan kata-kata

persuasif yang terencana dan terstrategi

yang kita temukan dalam iklan dengan

tujuan menginformasikan, mempromosikan,

dan membujuk calon konsumen agar

membeli produk yang ditawarkan atau

merubah perilaku masyarakat jika iklan

tersebut sifatnya non komersil. Pesan iklan

mengandung dua unsur yaitu :

What to say

dengan

kata-kata

yang

dibuat

semenarik mungkin

How to say

sebuah konsep cerita yang penuh

makna.

how to say-

nya sebuah pesan periklanan atau cara

yang dilakukan untuk mengkomunikasikan

What to say

Melly Maulin Purwaningwulan, S. Sos.,M. Si.