< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12Page 13Page 14

Page 2 of 14
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.10 No. 1

10

H a l a m a n

dengan meninjau tata letak baut yang

efektif.

Penelitian berikut bertujuan untuk

mempelajari tata letak baut yang terbaik;

relasi gaya dan peralihan dari hasil uji

eksperimental maupun studi parametris;

mengetahui distribusi tegangan di sekitar

cold-formed

mekanisme keruntuhan sambungan momen

yang menggunakan kelompok baut.

EKSPERIMENTAL UJI TARIK

Kegiatan penelitian diawali dengan kegiatan

cold

formed

properti material (hubungan tegangan

cold formed

lip channel

2.3, yang akan digunakan dalam studi

parametris. Bentuk dan ukuran spesimen

uji tarik menyesuaikan dengan ketentuan

Standard

Test Methods and Definitions for

Mechanical Testing of Steel Products

seperti pada Gambar 1.

Gambar 1. Bentuk Awal dan Kehancuran

dari Spesimen Uji Tarik

Pengujian tarik menggunakan UTM

(Universal Testing Machine) berkapasitas 50

ton yang dilengkapi dengan alat pengukur

tranduscer

spesimen uji tarik dan pemasangan

tranduscer

Gambar 2. Hubungan tegangan-regangan

yang diperoleh dari eksperimental ini

Engineering Stress Strain

Gambar 2. Pemasangan Spesimen Uji Tarik

Tranduscer

Poison

selama pengujian tarik berlangsung,

menyebabkan data tegangan-regangan

eksperimental ini perlu diolah lebih lanjut

untuk menghasilkan data tegangan

True Stress True

Strain

2006) sebagai berikut:

( 1)

( 2)

Kurva yang menyatakan hubungan

tegangan regangan dari hasil pengujian

cold formed

3.

Lip Channel

125 x 50 x 20 x 2.3

)

1

(

Eng

Eng

True

)

1

ln(

Eng

True

Y. Djoko Setiyarto.

50

100

150

200

250

0.00

0.05

0.10

0.15

0.20

0.25

0.30

0.35

Regangan

T

e

g

a

n

g

a

n

(

M

P

a

)

True Stress True Strain

Engineering Stress Strain