< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12

Page 4 of 12
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.10 No. 1

26

H a l a m a n

mengatur perbankan lebih leluasa tanpa

batasan waktu dan tempat.

2. Mandiri Internet Banking

Merupakan layanan perbankan yang

dapat diakses melalui komputer/laptop

yang terkoneksi dengan internet.

Layanan ini mempermudah nasabah

untuk melakukan transaksi perbankan

yaitu hanya dengan mengakses

www.bankmandiri.co.id. Mandiri Internet

ditunjang sistem keamanan yang

berlapis sehingga memberikan rasa

aman kepada nasabah.

3. Mandiri ATM

Merupakan layanan perbankan yang

mempermudah

nasab ah

untuk

melakukan transaksi perbankan secara

otomatis tanpa harus ke bank. Untuk

merealisasikan strategi wholesale

transaction banking, Bank Mandiri

sampai dengan akhir 2010 telah

memiliki 6488 mesin ATM yang tersebar

baik di dalam maupun luar negeri.

4. Mandiri SMS

Merupakan layanan perbankan yang

dapat digunakan melalui ponsel untuk

melakukan transaksi perbankan dengan

mudah dan fleksibel yaitu menggunakan

teknologi Short Message Service (SMS).

Produk terbaru Mandiri SMS adalah m-

ATM. Dengan layanan m-ATM, nasabah

Bank Mandiri yang telah menjadi

pengguna Mandiri SMS bisa melakukan

pembelian barang, pembayaran dan tarik

tunai di merchant m-ATM langsung dari

ponselnya.

5. Electronic Data Capture (EDC)

Selain ATM, Bank Mandiri juga

meningkatkan Electronic Data Capture

sehingga para nasabah dapat

menggunakan kartu ATM untuk

bertransaksi non tunai di tempat-tempat

perbelanjaan sehingga para nasabah

tidak perlu lagi membawa uang tunai

yang banyak dalam berbelanja. EDC

menggunakan sistem debit yang berbeda

dengan kartu kredit.

Akan tetapi, pemanfaatan produk e-

channel tersebut memiliki risiko yang dapat

mempengaruhi layanan. Identifikasi risiko

dilakukan dengan menggunakan teknik

Failure Mode and Effects Analysis (FMEA)

dan terangkum pada pembahasan berikut

dan disertai dengan permasalahan yang

pernah terjadi.

1. Koordinasi Mandiri Call dengan Sistem

Perbankan

Risiko yang mungkin terjadi adalah

koordinasi antara Mandiri Call dengan

Sistem Bank Mandiri. Permasalahan

yang pernah terjadi adalah pembobolan

rekening nasabah oleh orang lain yang

memanfaatkan celah koordinasi tersebut

[5]. Kasus ini tentu saja akan

mengurangi kepercayaan nasabah

terhadap layanan yang diberikan oleh

bank Mandiri, sehingga nasabah akan

berpikir untuk memilih bank lain yang

dapat memberikan kenyamanan.

Penanggulangan yang dilakukan oleh

Bank Mandiri adalah melakukan ganti

rugi terhadap nasabah dan memberikan

jaminan bahwa hal serupa tidak akan

terjadi lagi. Dan selain itu, Bank Mandiri

harus menerapkan sistem terintegrasi

yang dapat menjamin koordinasi setiap

teknologi IT yang digunakan.

2. Internet Banking

Risiko yang muncul dari internet banking

adalah jika layanan internet banking

tidak dapat diakses oleh nasabah

sehingga akan mempengaruhi transaksi

perbankan dan kepercayaan nasabah

terhadap layanan yang diberikan oleh

Bank Mandiri. Permasalahan yang

pernah terjadi adalah kadaluarsanya

s i t u s

B a n k

M a n d i r i

(www.bankmandiri.co.id) sehingga situs

tersebut tidak dapat diakses [6].

Penanggulangan yang dilakukan oleh

Bank Mandiri adalah secepat mungkin

melakukan pembayaran perpanjangan

penggunaan domain tersebut, sehingga

internet banking dapat digunakan

kembali. Selain itu, perlu adanya sebuah

I Made Andika.