< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10

Page 8 of 10
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.10 No. 1

48

H a l a m a n

Proses ini berfungsi untuk memverifikasi

data penyedia. Jika data penyedianya valid,

maka penyedia tersebut dapat mengikuti

lelang yang adakan oleh UNIKOM. Data yang

harus diverifikasi termasuk data

administrasi dan data teknis suatu

perusahaan penyedia barang/jasa. Fitur ini

akan sangat berguna ketika sebuah

perusahaan penyedia akan mengikuti

pengadaan lebih dari 1 kali. Sebuah

perusahaan penyedia yang terverifikasi

tidak lagi harus menginputkan data

perusahaannya ketika mengikuti pengadaan

barang/jasa kedua dan seterusnya.

Melakukan Penjelasan Pengadaan

(aanwijzing)

Panitia melakukan penjelasan mengenai

pangadaan yang dibuka. Dimungkinkan

untuk adanya tanya jawab mengenai

pengadaan yang dibuka.

Membuka Penawaran

Proses ini digunakan untuk membuka

lelang, sehingga penyedia barang/jasa

dapat mengirimkan semua dokumen

penawaran yang akan disampaikan ke

panitia. Penawaran dilakukan dengan cara

mengirimkan (upload) seluruh file yang

diperlukan di sistem procurement.

Evaluasi Penawaran

Evaluasi penawaran digunakan untuk

menilai penawaran-penawaran yang telah

diberikan dari penyedia barang/jasa.

Evaluasi ini harus mematuhi aturan-aturan

yang ada.

Penetapan Pemenang

Penetapan pemenang berdasarkan hasil

evaluasi teknis terhadap penawaran yang

diajukan oleh penyedia.

Pemeriksaan Sanggahan

Memeriksa sanggahan yang telah diajukan

oleh penyedia barang/jasa. Panitia harus

dapat mementukan apakah sanggahannya

sah atau tidak sah.

Pengumuman Pemenang Lelang

Melakukan pengumuman lelang melalui

media komunikasi yang ada.

C.Fitur untuk Penyedia

Pendaftaran Penyedia

Proses ini digunakan untuk melakukan

pendaftaran sebagai penyedia barang/jasa.

Pengiriman Data Penyedia

Proses ini digunakan untuk mengirimkan

data penyedia untuk diverifikasi oleh pihak

panitia pengadaan barang. Data-data dapat

dimasukykan seperti data perusahaan, para

staf ahli yang dimiliki, riwayat pengadaan

yang pernah dimenangkan dan lain-lain.

Pencarian lelang (pengadaan)

Melakukan pencarian lelang yang sedang

dibuka.

Mengikuti/Mendaftar ke suatu lelang.

Mendaftarkan diri ke suatu pengadaan yang

sedang dibuka.

Mengirimkan penawaran

Mengirimkan data-data penawaran yang

diajukan oleh perusahaan penyedia.

Mengajukan sanggahan

Melakukan sanggahan ketika pemenang

lelang telah diumumkan. Hal ini terjadi jika

perusahaan penyedia barang/jasa merasa

ada ketidakadilan dalam proses lelang yang

diikutinya.

D.Fitur-fitur pendukung

Untuk menunjang komunikasi (misalnya

ketika mengumumkan adanya pengadaan

baru), maka informasi terbaru tersebut

dapat didistribusikan ke para penyedia

yang telah terverifikasi.

Pendataan harga-harga produk/jasa.

Dengan adanya fitur ini, maka ketika

melakukan perhitungan Harga Perkiraan

Sendiri (HPS) akan bisa dilakukan dengan

lebih cepat dengan menggunakan riwayat

HPS yang pernah digunakan.

Kesimpulan dan Saran

Kesimpulan

Kesimpulan yang dapat diambil dalam

penelitian ini adalah sebagai berikut :

1. Penelitian ini dapat mengidentifikasi

kebutuhan awal yang diperlukan UNIOM

untuk melakukan sistem E-Procurement

2. Gambaran arsitektur model E-

Procurement yang diusulkan merupakan

model standar s-procurement yang

banyak digunakan oleh instansi/institusi

lain, namun dengan kostumisasi sesuai

Andri Heryandi, Irawan Afrianto, Sufa’atin