< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12

Page 3 of 12
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.10, No. 2

169

H a l a m a n

 Perlindungan terhadap infrastuktur

strategis AS

Honoring international commitments

termasuk:

 Keamanan dan kesejahteraan

negara aliansi dan sahabat

 Menghalangi permusuhan yang

mendominasi wilayah-wilayah

strategis, khususnya Eropa, Asia

Timurlaut, pesisir Asia Timur, dan

Timur tengah serta Asia Baratdaya.

West

hemisphere

Contributing to economic well-being

termasuk:

 Vitalitas dan produktivitas ekonomi

global

 Keamanan internasional atas laut,

udara dan ruang angkasa, dan jalur

komunikasi informasi.

Keamanan lingkungan global yang

berubah setelah 11 September juga

mengubah carapandang atau perspektif

AS terhadap keamanan. Perubahan-

trend

ancaman yang tidak terduga mendorong

untuk dirumuskan strategi keamanan

yang baru. Meskipun militer AS menikmati

superioritasnya dalam berbagai dimensi

konflik bersenjata, AS seolah-olah

dihadapi tantangan dari musuh yang

memilki kekuatan besar, termasuk

pendekatan asimetris dalam peperangan,

khususnya senjata penghancur massa

weapons of mass destruction

karena itu AS sangat menyadari bahwa

perubahan lingkungan keamanan dan tren

geopolitik mudah berubah. Pasca 11

September kecenderungan lingkungan

keamanan menjadi sangat unpredictable,

tren geopolitik juga menunjukkan arah

perubahan sehingga AS merasa perlu

menyikapinya dengan membuat strategi

yang memperhitungan tren geopolitik

dunia baru yang membentuk dunia.

Perubahan arah stategi AS berkenaan

dengan hal ini antara lain :

a. Diminishing protection afforded by

geographic distance.

Sebagaimana Peristiwa September

2 0 0 1

s e c a r a

m e n g e j u t k a n

memperlihatkan posisi geografis AS

yang tidak lagi menjamin kekebalan

dari serangan langsung terhadap

populasi, teritori, dan infrastruktur AS.

Ditambah lagi, globalisasi ekonomi dan

peningkatan yang besar dalam travel

dan perdagangan lintas batas AS telah

menciptakan kerawanan terhadap

negara dan aktor yang memusuhi dan

dapat melakukan serangan terhadap

tanah air AS.

Regional Security Developments

Meskipun AS memandang tidak ada

rival yang seimbang dalam beberapa

waktu kedepan, tetapi ada kekuatan-

kekuatan potensial di wilayah-wilayah

strategis lain yang dapat mengancam

kepentingan AS di wilayah tersebut.

c. Increasing challenges and threats

emanating from the territories of weak

and failing states.

Absennya pemerintahan yang capable

dan bertanggung jawab di negara-

negara Asia, Afrika, dan negara-negara

Barat menciptakan ketertarikan para

non-state actors untuk melakukan drug

trafficking, terrorism, dan aktivitas lain

yang menyebar melintasi batas-batas

negara.

d. Diffusion of power and military

capabilities to non-state actors.

Serangan 11 September yang lalu

memperlihatkan bahwa baik motivasi

maupun kemampuan kelompok teroris

tersebut bertujuan untuk membuat

serangan yang menghancurkan

terhadap wilaya teritori, warga negara,

dan infrastruktur AS.

Dewi Triwahyuni