< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12Page 13Page 14Page 15Page 16Page 17Page 18Page 19Page 20

Page 14 of 20
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.10, No. 2

204

H a l a m a n

diberikan oleh PT. PLN (Persero) Distribusi

Jawa Barat dan Banten Area Pengatur

Distribusi (APD) Bandung, adalah:

1. Penetapan besarnya gaji

Besarnya gaji dasar yang ditetapkan

oleh perusahaan diberikan sesuai

dengan jenjang peringkat yang telah

ditetapkan dengan keputusan General

Manager. Besarnya gaji yang deterima

oleh para karyawan perusahaan

sudah sesuai dengan UMR (Upah

Minimum Regional) yang ditetapkan

oleh pemerintah ditambah dengan

tunjangan-tunjangan

termasuk

potongan

apabila

karyawan

mengambil program pinjaman. Adapun

susunan peringkat tersebut sebagai

berikut:

a. Peringkat 4-6, diberikan kepada

manajer atas / menengah

b. Peringkat 6-8, diberikan kepada

manajer menengah / dasar

c. Peringkat 8-10, diberikan kepada

manajer dasar

d. Peringkat 11-16, diberikan kepada

supervisor

e. Peringkat 17-20, diberikan kepada

terampil utama

f. Peringkat 21-26, diberikan kepada

terampil.

2. Pemberian biaya kesehatan

Perusahaan

memberikan

suatu

kebijaksanaan pada setiap karyawan

berupa penggantian biaya kesehatan.

Besarnya biaya kesehatan ini dihitung

berdasarkan status, satu istri dan

jumlah anak (maksimal 3 anak).

3. Pemberian uang makan

Uang

makan

diberikan

kepada

karyawan yang melaksanakan kerja

lembur. Jadi, dalam PT. PLN (Persero)

Distribusi Jawa Barat dan Banten Area

Pengatur Distribusi (APD) Bandung

seorang karyawan yang melaksanakan

kerja lembur tidak mendapatkan uang

lembur tetapi hanya menerima uang

makan yang besarnya Rp. 7.000,-

setiap jam makan.

4. Tunjangan Hari Raya (THR)

Tunjangan ini diberikan kepada

karyawan setiap hari raya, besarnya

tunjangan adalah satu kali dari gaji

karyawan sesuai dengan peringkat

yang dimiliki masing-masing karyawan.

Hambatan dan Upaya Yang Dilakukan

Dalam

Prosedur

Pembayaran

Gaji

Pegawai dengan System Application and

Product in Data Processing (SAP) pada

PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat

dan Banten Area Pemgatur Distribusi

(APD) Bandung.

Didalam

pelaksanaan

Proses

pembayaran gaji pegawai dengan system

application

and

product

in

data

processing (SAP) bagian sumber daya

manusia (SDM) pada PT. PLN (Persero)

Distribusi Jawa Barat dan Banten Area

Pengatur Distribusi (APD) Bandung,

terdapat beberapa hambatan yang di

ketahui

penulis.

Walaupun

hanya

beberapa

hambatan

yang

penulis

temukan namun hambatan tersebut

memiliki resiko yang cukup besar yang

harus ditanggung sendiri oleh pegawai

yang bekerja dibidang masing–masing

diantaranya adalah:

1. Adanya kesalahan dalam memasukan

data

pegawai

misalnya

salah

memasukan nomor induk pegawai

yang mengakibatkan terjadinya gagal

upload

dalam

program

system

application and product in data

processing (SAP), dan mengakibatkan

proses pembuatan gaji terhambat.

2. keterlambatan dokumen yang di

gunakan sebagai dasar pelaporan.

3. Jaringan yang terkadang eror apabila

program system application and

product in data processing (SAP)

tersebut sering digunakan, sehingga

akan menghambat pekerjaan para

SDM dalam posting gaji ke unit induk.

4. Apabila akan melakukan posting

terhadap unit induk program system

application and product in data

processing (SAP) akan di lock atau di

Sri Dewi Anggadini