< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12

Page 2 of 12
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.10, No. 2

212

H a l a m a n

permeabilitas beton antara lain :

1). Faktor air semen.

2). Agregat yang digunakan.

3). Pemadatan adukan beton.

4). Perawatan beton.

5). Umur beton.

6) Bahan Aditif

Permeabilitas Beton Ringan

Permeabilitas merupakan kemampuan

pori-pori beton ringan dilalui oleh air.

Pasta semen yang telah mengeras

tersusun

atas

banyak

pertikel,

dihubungkan antar permukaan yang

jumlahnya relatif lebih kecil dari total

permukaan partikel yang ada. Air memiliki

viskositas yang tinggi namun demikian

dapat bergerak dan merupakan bagian

dari aliran yang terjadi (Neville, 1995).

Permeabilitas

Permeabilitas beton adalah kemudahan

beton untuk dapat dilalui air. Kata

permeable berarti dapat dilalui air,

sedangkan

impermeable

berarti

sebaliknya.

Untuk

mengetahui

dan

mengukur

permeabilitas beton perlu dilakukan

pengujian. Uji permeabilitas ini terdiri dari

dua macam :

 uji aliran (flow test) yaitu pengujian

untuk mengukur permeabilitas beton

terhadap air bila air dapat mengalir

melalui sampel beton. dan

 uji penetrasi (penetration test) yaitu

pengujian permeabilitas beton tidak

ada air mengalir terhadap sampel.

Dari data pengujian permeabilitas ini

dapat ditentukan koefisien permeabilitas

yang

menunjukkan

suatu

angka

kecepatan rembesan fluida dalam suatu

zat.

Koefisien permeabilitas untuk uji aliran

dihitung dengan rumus Darcy [1],

....………………………………… (1)

Dimana :

K : koefisien permeabilitas (cm/dtk)

R : massa jenis air (kg/cm3)

G : percepatan gravitasi (cm/det2)

L : panjang atau tinggi sampel (cm)

Q : debit aliran air (cm3/dtk)

P : tekanan air (kg cm/det2/cm2)

A : luas penampang sampel (cm2)

Pengujian permeabilitas beton untuk

mengetahui pengaruh variasi semen dan

agregat atau pengaruh banyaknya ragam

operasi pencampuran beton, pencetakan

dan

perawatan,

memperhitungkan

informasi dasar pada bagian dalam

porositas beton yang relatif berhubungan

langsung dengan penyerapan, saluran

kapiler, ketahanan terhadap pembekuan,

penyusunan, daya angkat dan lain-lain.

Faktor yang mempengaruhi kekedapan

adalah kualitas material, metode

persiapan beton, dan perawatan beton

(Brook K.M, Murdock L.J, 1991).

Permeabilitas benda uji beton dihitung

dengan rumus:

Pr=(A

aw

–A

ak

)/ 30 menit…………………….....(2)

Dimana :

 Pr = Nilai Permeabilitas ( gr/menit)

 A

aw

= Massa awal (gr)

 A

ak

= Massa akhir (gr)

Pengujian penetrasi permeabilitas beton

sesuai SNI untuk beton kedap air

disyaratkan bila air merembes ke dalam

beton kurang dari 5 cm (syarat standar

DIN 1045).

Beton Ringan

Beton ringan didapat dari pencampuran

bahan-bahan agregat halus dan kasar

yaitu pasir, batu kerikil (batu apung) atau

bahan

semacam

lainnya,

dengan

menambahkan

secukupnya

bahan

perekat semen, dan air sebagai bahan

Mohamad Donie Aulia