< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10

Page 6 of 10
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.10, No. 2

242

H a l a m a n

sebagian atau seluruh konsekuensi atas

risiko tersebut. Salah satu manajemen

risiko yang dapat digunakan adalah

dengan menggunakan ISO 31000 dengan

gambaran proses seperti pada gambar 5

berikut ini.

Menentukan Konteks

Sebagai perusahaan pembiayaan, PT. X

Finance dihadapkan dengan beberapa

risiko baik yang merupakan faktor internal

maupun

eksternal.

Risiko

tersebut

diantaranya adalah :

1. Risiko Kredit

Risiko kredit ini muncul karena

perusahaan bergerak dalam bidang

pembiayaan konsumen, sehingga PT.

X Finance menawarkan jasa kredit

bagi

masyarakat

yang

hendak

memiliki kendaraan bermotor. Hal

tersebut menyebabkan perusahaan

menghadapi

risiko

seandainya

konsumen tidak mampu memenuhi

kewajibannya dalam melunasi kredit

sesuai dengan perjanjian yang telah

disepakati antara konsumen dengan

perusahaan.

2. Risiko Operasional

Risiko operasional dapat disebabkan

ketidakcukupan

atau

tidak

berfungsinya

proses

internal,

kesalahan manusia, atau kegagalan

sistem. Risiko operasional dapat

menimbulkan

kerugian

dan

berpengaruh

luas

bagi

kinerja

perusahaan secara keseluruhan.

3. Risiko Pasar

Risiko pasar merupakan risiko yang

timbul karena adanya pergerakan

variabel pasar dari portofolio yang

dimiliki oleh perusahaan. Yang

dimaksud dengan variabel pasar

disini adalah tingkat bunga dan nilai

tukar.

4. Risiko likuiditas

Merupakan risiko yang disebabkan

karena perusahaan tidak mampu

memenuhi kewajiban yang telah

jatuh tempo.

5. Risiko Hukum

Merupakan risiko yang disebabkan

oleh adanya kelemahan aspek

yuridis, yang antara lain disebabkan

adanya tuntutan hukum, ketiadaan

peraturan perundang-undangan yang

mendukung

atau

kelemahan

perikatan.

6. Risiko Kepatuhan

Disebabkan karena perusahaan tidak

Eko Budi Setiawan

Gambar 5 Proses Manajemen Risiko ISO 31000