< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12Page 13Page 14Page 15Page 16

Page 14 of 16
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.10, No. 2

260

H a l a m a n

informasi telah dilakukan oleh Foker

(1992), Ho dan Wang (2000) dan Sabeni

(2002)

dan

Khomsiyah

(2003),

pentingnya penelitian mengenai corporate

governance dan pengungkapan informasi

dapat ditinjau dari dua persfektif, yaitu

pertama

mengetahui penerapan-penerapan prinsip

GCG

mengingat

pentingnya

peran

corporate governance

pengendalian bisnis dan ekonomi modern

yang ditopang oleh pasar uang dan pasar

modal(Witherell, 2000; Oman,2001) .

Kedua

pada perusahaan (Brayshaw,2000) .

KESIMPULAN

Setiap perusahaan dalam pengelolaan

aktivitas perusahaannya senantiasa me-

miliki suatu tujuan tertentu yang hendak

dicapai untuk mendapatkan suatu tata

good

corporate governance

Muh. Arief Efendi (2009:63), tujuan GCG

pada BUMN adalah sebagai berikut:

1. Memaksimalkan nilai BUMN dengan

cara meningkatkan prinsip terbuka,

akuntabel dan dapat dipercaya, ber-

tanggungjawab, dan adil agar perusa-

haan memiliki daya saing yang kuat,

baik secara nasional maupun interna-

sional.

2. Mendukung pengelolaan BUMN seca-

ra profesional, transparan, dan efisien,

serta memberdayakan fungsi dan me-

ningkatkan kemandirian organ.

3. Mendorong agar dalam membuat ke-

putusan dan menjalankan tindakan,

organ dilandasi oleh nilai moral yang

tinggi dan kepatuhan terhadap peratu-

ran perundang-undangan yang berlaku

serta kesadaran akan tanggungjawab

sosial BUMN terhadap pemangku ke-

pentingan, termasuk kelestarian ling-

kungan di wilayah sekitar BUMN.

4. Meningkatkan kontribusi BUMN dalam

perekonomian nasional.

5. Meningkatkan iklim investasi nasional.

6. Menyukseskan program privatisasi.

Dari penjelasan di atas dapat diketahui

bahwa perusahaan BUMN yang melaku-

kan GCG secara tidak langsung telah me-

maksimalkan nilai perusahaan berdasar-

kan prinsip GCG, mendukung pengelolaan

BUMN secara profesional, meningkatkan

kontribusi iklim investasi dalam perekono-

mian, serta dalam pengambilan keputu-

san ataupun tindakan selalu didasari nilai

moral yang tinggi dan kepatuhan ter-

hadap undang-undang yang berlaku.

Setiap perusahaan menyadari arti penting

dari tata kelola perusahaan yang baik

good corporate governance

dengan adanya GCG perusahaan akan

mendapatkan manfaat positif bagi ke-

langsungan perusahaan maupun pihak-

pihak yang berkepentingan lainnya.

Menurut Muh. Arief Effendi (2009:65),

manfaat yang bisa diperoleh dari penera-

pan prinsip-prinsip GCG di BUMN adalah

sebagai berikut:

1. Peningkatan kinerja perusahaan mela-

lui terciptanya proses pengambilan

keputusan yang lebih baik;

2. Peningkatan

efisiensi

operasional

perusahaan;

3. Peningkatan

pelayanan

kepada

pemangku kepentingan;

4. Kemudahan untuk memperoleh dana

pembiayaan yang lebih murah dan

tidak kaku, yang pada akhirnya akan

meningkatkan nilai perusahaan; dan

5. Peningkatan minat investor untuk

membeli saham BUMN tersebut telah

go public

Dari penjelasan di atas, dapat

diketahui bahwa dengan pelaksanaan

GCG akan bermanfaat bagi perusahaan

maupun pihak-pihak yang berkepentingan

lainnya. Hal ini diperkuat oleh Ani

Jurnal Mediator

No. 2 Edisi Desember 2005, disebutkan

bahwa bagi perusahaan/ lembaga/

organisasi, reputasi dan citra korporat

Lilis Puspitawati