< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8

Page 5 of 8
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.10, No. 2

267

H a l a m a n

selalu dihubungkan dengan tujuan bisnis

orgniasasi. Tahapan penyelarasan

digambrkan dalam diagram berikut

penjelasannya.

Dari ketujuh langkah tersebut, langkah 1

dan 2 mutlak dilakukan sebagai kegiatan

awal. Kelima langkah berikutnya, bukan

merupakan langkah yang harus diikuti

secara linear. Kita dapat meramu sendiri

sesuai dengan kondisi dalam organisasi

kita, dengan menggabungkan hal-hal yang

dianggap perlu pada setiap langkah.

Berikut ini beberapa teknik yang dapat

dilakukan untuk mengukur keluaran dari

aktivitas KM.

a. Melakukan survei untuk mengetahui,

seberapa banyak orang yang

m e r a s a k a n

m a n f a a t

d a r i

diterapkannya KM. Apakah penerapan

KM sangat bernilai untuk dapat

m e n j a w a b

t a n t a n g a n

d a n

memecahkan masalah pekerjaan

mereka ? apakah akhirnya, KM hanya

meruapakan sekumpulan informasi

yang perlu dibaca dan dipelajari ?.

b. Temukan berbagai contoh persoalan

yang terjadi dalam organisasi dan

akhirnya, dapat dihindari atau

diselesaikan secara capat berkat

penerapan KM.

Community of

Practice

berapa orang anggotanya dan

seberapa sering interaksi yang

Lita Wulantika

MENDIAGNOSIS TINGKAT KNOWLEDGE

MENGADAKAN SHARING VISION

MENGUBAH SETIAP KNOWLEDGE

MENGUKUR EFEKTIFITAS KM

MENGUKUR EFEKTIFITAS KM

MELEMBAGAKAN KM

T

U

J

U

A

N

O

R

G

A

N

I

S

A

S

I

D

O

K

U

M

E

N

T

A

S

I

MEMBENTUK ORGANISASI

Knowledge Management

dengan Tujuan Organisasi