< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10

Page 6 of 10
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.10, No. 2

276

H a l a m a n

Dapat juga dipergunakan pada waktu

mengutarakan

keadaan

yang

dijelaskan dalam kalimat terdahulu

yang diakui sebagai suatu kenyataan.

Contoh :

(24) A : きのうは雨がひどく降った。

Kinou wa ame ga hidoku futta

Kemarin hujan turun dengan lebat

(24)B : するとブアーバテゥ通りはま

た洪水になったんだね。

Suruto Buahbatu doori wa mata

kouzui ni nattan da ne

Karena itu jalan Buahbatu jadi banjir

yah!

Suruto

mengutarakan suatu kepastian atau

pengandaian.

Contoh :

(25) 先生がいらっしゃった。する

と、急に教室が静かになった。

Sensei ga irasshatta. Suruto, kyuuni

kyoushitsu no naka ga shizuka ni

natta

Karena itu

dalam kelas menjadi senyap.

Suruto

kalimat yang keadaannya merupakan

keinginan sendiri yang ditentukan oleh

kata ganti orang pertama.

Contoh :

(26) 先生がいらあっしゃった。する

と私は「こんにちは」といった。

aSensei ga irasshatta. Suruto,

watakushi wa “konnichiwa” to itta).

bGuru telah datang. Lalu saya berkata

selamat siang.

Selanjutnya, Yokobayashi (1988)

suru to

dipergunakan untuk menggabungkan

kalimat dengan kalimat pada saat:

a. Menyambungkan suatu kejadian yang

menyebabkan kejadin lain. Kejadian

sebelumnya dan sesudahnya banyak

dalam bentuk lampau.

Contoh :

(27) このボタンを押してください。

するとふたが開くはずです。

Kono botan o oshite kudasai. Suru to

futa ga hiraku hazu desu

Semestinya

tutupnya akan terbuka

b. Hal yang kita dengar dijadikan alas an,

untuk mengambil suatu kesimpulan.

Contoh :

(28) いつもお金に困っている彼がお

金を持っているとうわさ。すると、

やはり彼は犯人にひとり違いない。

Itsumo okane ni komatteiru kare ga

okane o motte iru to no uwasa. Suru to

yahari kare wa hannin ni hitori ni

chigainai

Ada gosip yang beredar bahwa dia

selalu kesulitan dengan keuangan,

sekarang dia menjadi kaya raya.

Sepertinya tidak salah lagi dia adalah

seorang penjahat.

PEMBAHASAN

Dengan berdasakan teori-teori di atas,

penulis menyimpulkan bahwa walaupun

memiliki makna yang sama, namun

sorede, sokodesuruto

-ciri tersendiri dalam fungsi, penggunaan

dan penerapannya ke dalam kalimat, hal

ini dapat dijabarkan sebagai berikut;

Sorede

Sorede

menyambungkan anak kalimat dengan

sorede

bagian kalimat yang digabungkannya. 2)

menyambungkan kalimat dengan kalimat.

sorede

kalimat pertama. Adapun penggunaan

sorede

berikut :

a. S o r e d e

d i g u n a k a n

u n t u k

menyambungkan anak kalimat dengan

anak kalimat yang mengemukakan

sebab dan alasan, seperti yang

Soni Mulyawan Setiana