< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10

Page 3 of 10
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.10, No. 2

283

H a l a m a n

LTE di Indonesia ?

Tujuan Penulisan

1.

Mengetahui kelebihan dari LTE 4G

2. Mengetahui kenapa layanan LTE 4G

belum dapat dinikmati oleh masyarakat

di Indonesia.

3. Mengetahui faktor utama penyebab

layanan LTE 4G di Indonesia belum

dapat digunakan.

KAJIAN TEORI

Sistem Telekomunikasi

Menurut

Saydam

(2006:

7)

telekomunikasi terdiri dari dua suku kata,

yaitu tele = jarak jauh, dan komunikasi =

kegiatan untuk menyampaikan berita atau

informasi. Jadi telekomunikasi secara

sederhana dapat diartikan sebagai suatu

upaya penyampian berita dari satu tempat

ke tempat lainnya (jarak jauh) yang

menggunakan alat atau media elektronik.

Telekomunikasi

adalah

setiap

pemancaran, pengiriman, dan atau

penerimaan dari setiap informasi dalam

bentuk tanda-tanda, isyarat, tulisan,

gambar, suara, dan bunyi melalui sistem

kawat,

optik,

radio

atau

sistem

elektromagnetik lainnya (Undang-undang

RI

no.36

tahun

1999

tentang

Telekomunikasi).

Sistem telekomunikasi adalah seluruh

unsur/elemen

baik

infrastruktur

telekomunikasi,

perangkat

telekomunikasi, sarana dan prasarana

telekomunikasi, maupun peyelenggara

telekomunikasi,

sehingga

komunikasi

jarak jauh dapat dilakukan

Agar

dapat

melakukan

hubungan

telekomunikasi,

terdapat

beberapa

komponen

pembangun

system

telekomunikasi yaitu :

a.

Informasi : merupakan data yang

dikirim/diterima seperti suara, gambar,

file, tulisan.

b. Pengirim : merubah informasi menjadi

sinyal listrik yang siap dikirim.

c. Media transmisi : alat yang berfungsi

mengirimkan dari pengirim kepada

penerima. Karena dalam jarak jauh,

maka sinyal pengirim diubah lagi /

dimodulasi agar dapat terkirim jarak

jauh.

Prinsip Kerja Sistem Telekomunikasi

sendiri ialah sebagai berikut

a.

Proses komunikasi diawali dengan

sebuah pesan atau informasi yang

harus dikirimkan dari individu/

perangkat satu ke perangkat lain.

b.

Pesan/informasi tersebut selanjutnya

dikonfersi kedalam bentuk biner atau

bit yang selanjutnya bit tersebut di

encode menjadi sinyal. Proses ini

terjadi pada perangkat encoder.

c.

Sinyal

tersebut

kemudian

oleh

transmitter dikirimkan/dipancarkan

melalui media yang telah dipilih.

d.

Dibutuhkan media transmisi (radio,

optik, coaxial, tembaga) yang baik

agar gangguan selama disaluran

dapat dikurangi.

e. Selanjutnya sinyal tersebut diterima

oleh stasiun penerima.

f.

Sinyal tersebut didecode kedalam

format biner atau bit yang selanjutnya

diubah kedalam pesan/informasi asli

agar dapat dibaca/didengar oleh

perangkat penerima

Bisnis Jasa Telekomunikasi

Bisnis adalah suatu kelompok atau

organisasi yang menyediakan barang atau

jasa

yang

kemudian

dijual

untuk

mendapatkan keuntungan. Jasa ialah

perbuatan, proses dan kinerja yang

diberikan atau turut dihasilkan oleh suatu

entitas atau orang untuk entitas lain atau

orang. Sedangkan Telekomunikasi ialah

pemancaran, pengiriman, dan atau

penerimaan dari setiap informasi dalam

bentuk tanda-tanda, isyarat, tulisan,

Fadhli Fauzi, Gevin Sepria Harly, Hanrais HS