< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12Page 13Page 14Page 15Page 16Page 17

Page 3 of 17
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.11 No. 1

149

H a l a m a n

informasi pemeriksaan akuntansi yang

berjalan di Kantor Akuntan Publik di

Bandung.

2. Untuk mengetahui seperti apakah

model perancangan yang diusulkan

untuk sistem informasi pemeriksaan

akuntansi pada Kantor Akuntan Publik

di Bandung.

LANDASAN TOERI

Sistem

Sistem dalam suatu instansi bertujuan

untuk mengendalikan aktivitas instansi,

adapun definisi ”sistem adalah kumpulan/

group dari subsistem /bagian/komponen

apapun baik phisik ataupun non phisik yang

saling berhubungan satu sama lain dan

bekerja sama secara harmonis untuk

mencapai satu tujuan tertentu” (Susanto,

2004:18).

Informasi

Informasi bagi suatu instansi

dibutuhkan untuk pengambilan keputusan,

definisi dari ”informasi adalah hasil

pengolahan data yang memberikan arti dan

manfaat” (Susanto, 2004:40).

Sistem Informasi

Definisi ”sistem informasi adalah

sebuah sistem yang terdiri atas rangkaian

subsistem informasi terhadap pengolahan

data untuk menghasilkan informasi yang

b e r g u n a

d a l a m

p e n g a m b i l a n

keputusan” (Kusrini dan Koniyo, 2007: 9)

Akuntansi

accounting)

adalah suatu sistem informasi yang

mengidentifikasikan,

mencatat,

dan

mengkomunikasikan

peristiwa-peristiwa

ekonomi dari suatu organisasi kepada para

pengguna yang berkepentingan” (Weygandt,

dkk., 2007:4).

Berdasarkan definisi di atas penulis

dapat menyimpulkan bahwa pemeriksaan

akuntansi adalah suatu kegiatan yang

mengolah transaksi bisnis yang dimulai dari

proses pencatatan sampai pelaporan yang

berhubungan dengan keuangan.

Pemeriksaan Akuntansi

Ada beberapa pengertian Auditing

(Pemeriksaan Akuntansi) antara lain:

1. Konrath (2010: 5):

“Suatu proses sistematis untuk secara

objektif mendapatkan dan mengevaluasi

bukti mengenai asersi tentang kegiatan-

kegiatan dan kejadian-kejadian ekonomi

untuk meyakinkan tingkat keterkaitan

antara asersi tersebut dan kriteria yang

telah ditetapkan dan mengkomunikasi-

kan hasilnya kepada pihak-pihak yang

berkepentingan.”

2. Randal J. Elder, Mark S. Beasley dan

Alvin A. Arens (2010:4)

“Auditing is the accumulation and

evaluation of evidence about information

to determine and report on the degree of

correspondence between the informa-

tion and established criteria. Auditing

should be done by a competent, inde-

pendent person.”

3. Ashok Sharma (2010: 5):

Auditing is a special and critical exami-

nation of the books of accounts of busi-

ness organization, conducted by a com-

petent and unbiased person with the

help of vouchers, documents, informa-

tion and explanations provided by by the

organization, on the basis of which he

can report on the book of accounts for a

specific period as to:

Whether the accounts are complete

and drawn up according to conven-

tions or not,

Whether the Balance Sheet gives

true and fair view of the financial

position of the organization, and

Whether the Profit and Loss Account

depicts the true profits or losses of

the organization or not

Supriyati, Hery Dwi Yulianto dan Lefriyadi Syah