< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10

Page 7 of 10
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.11 No. 1

37

H a l a m a n

d.

Overhead

overhead

yang terdiri dari biaya selain biaya bahan

baku dan biaya tenaga kerja langsung,

seperti biaya tenaga kerja langsung, biaya

overhead

yang digunakan di PT Pos Indonesia berupa

tarif dalam satuan persen yaitu sebesar

15% dari jumlah biaya dalam negeri dan

biaya allowance yang telah dihitung. Be-

sarnya tarif tersebut telah ditetapkan oleh

perusahaan.

e.

Inflasi

Inflasi adalah suatu proses meningkatkan

harga-harga secara umum dan terus

menerus

(kontinu)

berkaitan

dengan

mekanisme pasar dan dapat disebabkan

oleh berbagai faktor, antara lain konsumsi

masyarakat yang meningkat atau adanya

ketidak lancaran distribusi barang. Dengan

kata lain, inflansi juga merupakan proses

menurunnya nilai mata uang secara kon-

tinu. Inflasi dapat disebabkan oleh dua hal,

yaitu tarikan permintaan atau desakan

biaya. Inflasi tarikan permintaan terjadi aki-

bat adanya permintaan total yang berlebi-

han sehingga terjadi perubahan pada ting-

kat harga, sedangkan inflasi desakan biaya

terjadi akibat meningkatnya biaya produk

sehingga mengakibatkan harga produk-

produk yang dihasilkan meningkat.

Inflasi dapat digolongkan menjadi empat

bagian, yaitu inflasi ringan, sedang, berat

dan hiperinflasi. Inflasi ringan terjadi apabila

kenaikan harga berada dibawah angka 10%

setahun; inflasi sedang antara 10%-30%

setahun; inflasi berat antara 30%-100%

setahun; dan hiperinflasi atau inflasi tak

terkendali terjadi apabila kenaikan harga

berada diatas 100% setahun.

PT Pos Indonesia menetapkan besar inflasi

untuk perhitungan harga pokok jasa ini

adalah sebesar 8%. Dalam menetapkan

nilai inflasi tersebut, perusahaan mengacu

pada nilai inflasi dari tahun-tahun sebelum-

nya. Nilai inflasi pada perhitungan harga

pokok jasa, didapat dari 8% x (jumlah biaya

dalam negeri + biaya allowance + biaya

overhead ).

f.

Biaya Angkutan Udara Luar Negeri

Biaya angkutan luar negeri ini telah ditetap-

kan oleh pos internasional. Pos Interna-

sional menetapkan 1 SDR = USD 1. 5639,

jarak yang ditempuh untuk mengirim paket

pos ke Negara Jepang adalah sejauh 6000

Km. Maka, biaya angkutan luar negeri per

gram per satu kali jalan adalah sebesar $

0.0047.

g.

Tarif Ganti Ongkos

Tarif ganti ongkos pengiriman paket pos

dengan tujuan luar negeri sepenuhnya telah

ditetapkan oleh pos internasional dalam

surat ketetapan Pos Internasional No 894/

SBU Pos Int/0609 tanggal 29 Juni 2009.

Ganti ongkos per item pulang pergi sebesar

SDR 5.75 = USD 8.99 dan ganti ongkos per

Kg pulang pergi sebesar SDR 0.57 = USD

0.89.

Dalam perhitungan harga pokok jasa den-

gan tujuan Negara Jepang,tidak dikenakan

air conveyance duse

security

charge

Ini

sesuai dengan

ketetapan oleh pos internasional melalui

surat ketetapan Pos Internasional No 894/

SBU Pos Int/0609 tanggal 29 Juni 2009.

Hasil analisis antara teori dan data yang

diperoleh dari perusahaan mengenai kom-

ponen biaya yang dimasukkan kedalam per-

hitungan harga pokok jasa berbeda. Menu-

rut teori Azhar Susanto (2006:24) kompo-

nen harga pokok jasa terdiri dari biaya

tenaga kerja langsung dan biaya overhead.

Sedangkan menurut data yang diperoleh

dari perusahaan PT Pos Indonesia, kompo-

nen harga pokok jasa tersebut terdiri dari

handling

allowanceoverhead

inflasi, biaya angkutan udara luar negeri,

air convey-

Wati Aris Astuti & Gyan Herliana