< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12Page 13Page 14Page 15Page 16

Page 8 of 16
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.11 No. 1

48

H a l a m a n

Struktur kawasan perkotaan dapat dibagi

dalam beberapa kawasan berdasarkan

fungsi dan hirarkinya, antara lain kawasan

primer, sekunder dan perumahan.

Hubungan antara kawasan perkotaan

dengan peranan ruas jalan dalam sistem

jaringan jalan sekunder disajikan pada

Tabel 5 dan Gambar 2.

Penyelenggaraan Sistem Jaringan Jalan

Tujuan penyelenggaraan transportasi jalan

menurut Undang-Undang Nomor 14 Tahun

1992, tentang Lalulintas dan Angkutan

Jalan, Pasal 3, adalah mewujudkan

lalulintas dan angkutan jalan yang selamat,

aman, cepat, lancar, tertib dan teratur,

nyaman dan efisien, mampu memadukan

moda transportasi lainnya, menjangkau

seluruh pelosok wilayah daratan, untuk

menunjang pemerataan, pertumbuhan dan

stabilitas sebagai pendorong, penggerak,

dan penunjang pembangunan nasional

dengan biaya yang terjangkau oleh daya beli

masyarakat. Mampu memadukan moda

transportasi lainnya adalah kemampuan

Mohamad Donie Aulia, ST., MT

Gambar 1. Sistem Jaringan Jalan Primer