< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12Page 13Page 14Page 15Page 16Page 17Page 18Page 19Page 20

Page 6 of 20
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.11 No. 1

62

H a l a m a n

Purposive

Adapun infor-

man dalam penelitian ini adalah sebagai

berikut:

1)

4 Informan aparatur KPPT Kota Cimahi

dibagian pelaksana Kebijakan Perda

SIUP s

ebagai aparatur yang bertang-

gungjawab terhadap pelaksanaan Perda

SIUP di Kota Cimahi.

2)

4 Informan pelaku UMKM khususnya

Usaha Mikro di Kota Cimahi sebagai pe-

laksana dari Perda SIUP di Kota Cimahi

yang belum mempunyai perizinan SIUP.

3)

4 Informan pelaku UMKM khususnya

Usaha

HASIL DAN PEMBAHASAN

Kebijakan Perda SIUP dengan pelaku

UMKM di Kota Cimahi.

Komunikasi menunjukan suatu proses

penyampaian informasi dari sumber kepada

penerima sehingga informasi yang disam-

paikan dapat dipertanggungjawabkan ke-

benarannya. Proses penyampaian informasi

dilakukan secara berkesimbungan dengan

tidak menambahkan ataupun mengurangi

isi dari informasi yang ada sehingga keber-

langsungan suatu proses komunikasi benar

adanya. Selain sebagai proses penyampain

informasi, komunikasi merupakan salah

satu cara untuk mencapai efektifitas dari

peningkatan kerja yang maksimal dan lan-

car antara aparatur yang menangai kebija-

kan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)

yang berada di Kantor Pelayanan Perizinan

Terpadu (KPPT) Kota Cimahi dalam men-

yampaikan informasi tentang perizinan

SIUP.

KPPT sebagai kantor yang mengelura-

kan perizinan SIUP melakukan cara untuk

menyebarkannya dengan menyediakan se-

lebaran yang ada di kantor KPPT. Selain

dengan selebaran, KPPT juga menyebarkan

informasi kepada pelaku UMKM tentang

website

website

hanya sebagai sarana penyedia informasi

tentang persyaratan dan merupakan usaha

komunikasi paling efektif dan untuk mem-

permudah Aparatur KPPT dalam proses ko-

munikasi kepada Pelaku UMKM yang sudah

terbiasa datang langsung ke KPPT untuk

mengetahui persyaratan tentang izin SIUP.

Komunikasi dapat mewujudkan pelak-

sanaan implementasi kebijakan Perda SIUP

dalam perkembangan UMKM dilihat dari

TransmissionClarityConsistency.

Transmission

baik antara komunikator dan komunikan

dapat dilihat memalui hasil dari proses pen-

yampaian komunikasi tersebut. Penyam-

paian komunikasi yang sejalan dan mengha-

silkan hubungan timbal baik dua arah yang

membuat proses komunikasi berjalan den-

gan baik. Penyampaian komunikasi sangat

penting agar informasi yang ingin disampai-

kan tepat sasaran dan mengurangi kesala-

han penyampaian komunikasi dalam pelak-

sanaannya.

Faktor yang mendukung penyam-

paian komunikasi mengenai Perda SIUP

kepada pelaku UMKM berjalan dengan baik

jika mempunyai sumber-sumber pendukung

yang berkualitas baik pula, seperti sarana,

prasarana maupun sumber daya manusia

dalam hal ini adalah sumber daya aparatur.

Kebijakan Perda SIUP telah diterapkan

dalam proses penyampaian informasi yang

dilakukan secara tepat, jelas dan sesuai

sasaran begitu pula sebaliknya para pelaku

UMKM dapat dengan jelas dan mudah

mengerti isi dari informasi yang diberikan.

Ketersediaan faktor sumber daya

aparatur itulah yang meminimalisir faktor

kegagalan dalam penyampaian komunikasi.

Kegagalan yang terjadi pada proses pen-

yampaian komunikasi sering terjadi karena

miss communica-

tion)

perizinan SIUP sehingga proses selanjutnya

mengalami kesalahan yang sama pula.

Sebelum adanya penyebarluasan

modern

Kota Cimahi pada awal tahun pembentukan

Perda SIUP menyampaikan informasi ten-

tang perizinan perdagangan ini melalui cara

aparatur KPPT mendatangi tiap kelurahan di

Kota Cimahi agar pelaku usaha dagang

Nia Karniawati dan Yuni Dwi Indriyani