< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9

Page 5 of 9
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.11 No. 2

306

H a l a m a n

Retno Purwani Sari

,

Tatan Tawami

dikenal dalam budaya bahasa sasaran,

penerjemah harus yakin bahwa penggantian

tadi tidak merusak pesan yang ingin

disampaikan bahasa sumber. Sebagai

ilustrasi,

pada

sub

bab

berikutnya

dijabarkan kasus pencarian padanan yang

dilakukan oleh mahasiswa Program Studi

Sastra Inggris, Fakultas Sastra Unikom.

KENDALA PEMILIHAN PADANAN IDIOMATIS

Sebagaimana yang telah dipaparkan,

padanan yang diharapkan adalah padanan

leksikon idiomatis. Padanan ini diyakini

mempermudah pembaca teks bahasa

sasaran; teks yang dihasilkan seolah-olah

teks yang memang ditulis dalam bahasa

sasaran dan bukan suatu hasil terjemahan.

Penerjemahan idiomatis ini bukan lah

terjemahan

bebas

free

translation

melainkan penerjemahan yang dilakukan

berdasarkan makna teks bahasa sumber.

Berdasarkan

hasil

penelitian

mengenai ―Korelasi Pemahaman Leksikon

dan Kemampuan Membaca terhadap Hasil

Terjemahan‖

yang

diterapkan

pada

mahasiswa Program Studi Sastra Inggris,

Fakultas

Sastra

Unikom,

ditemukan

beberapa kasus pencarian padanan yang

dipicu ketidakpahaman ataupun pemilihan

padanan yang tidak diharapkan; terjadi

penyimpangan makna ataupun pengaburan

topik atau tema yang disajikan. Berikut ini

adalah analisis data yang mewakili kasus

Padanan Leksikon untuk Konsep yang

Dikenal dalam Bahasa Indonesia

Data 1

The usurper enraged at the flight of his

daughter, Celia…

Leksikon ini dipahami sebagai

marah

enragedpast participle, enrage

MARAH

gai komponen primernya, namun demikian,

enraged

lain yang menjadikannya memiliki makna

yang lebih emotif dari sekedar padanan

marahEnrage

TO FILL ONE WITH MAD AND ANGER

padanan leksikon ini, mahasiswa gagal me-

MAD

ANGER

akan budaya bahasa sumber serta peng-

gunaan leksikon tersebut berdasarkan bu-

daya bahasa Inggris. Mahasiswa bersikap

praktis dengan mengambil komponen

makna primernya/leksikalnya.

en-

menjadi

rageanger)

atau dipicu oleh tindakan partisipan lain.

enraged

adalah adanya sebuah kemarahan yang

timbul sebagai akibat dari tindakan partisi-

marah

ketidakpuasan terhadap diri sendiri. Dengan

memperhatikan konteks, diksi paling netral

dan tepat yang bisa digunakan sebagai

enragedmurka

the

usurper

beberapa tindakan yang berhubungan den-

larinya

Celia, putrinya sendiri. Menkaji dari elemen

marah

memang merupakan padanan leksikon den-

gan beban informasi ringan. Namun,

padanan tersebut tidak mewakili pesan

yang ingin disampaikan teks bahasa sum-

ber.

Data 2

The usurper enraged at the flight of his

daughter, Celia…

flight

penerbangan, kepergian, dan pelarian.

Meski dua padanan terakhir mendekati

flight

[PASSING THROUGH THE AIR] [BY WAY OF

keper-

gian

pe-

larian