Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12Page 13Page 14

Page 1 of 14
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.11 No. 2

262

H a l a m a n

PENERAPAN STRING MATCHING

MENGGUNAKAN ALGORITMA BOYER-MOORE

PADA TRANSLATOR BAHASA PASCAL KE C

DIANA EFFENDI, TONO HARTONO, ANDRI KURNAEDI

Program Studi Sistem Informasi, FTIK

Universitas Komputer Indonesia

Translator is an automatic solution for translating process of

programmatic source code from a source language to a target language.

Translator Pascal to C runs to do parsing source code, then it applies the rule of

translating. In addition, it presents the result of the target translation. Translator

Pascal to C is able to optimize the time needed for users to carry out translation

of Pascal to C.

The intoducing and translating function can be created accurately. To

gain the rule of translating needs to be compared the syntactic rule from C and

Pascal. The grammmar elements that must be explored are the structure of

programme, the customs declarations(variable, type, constancy, etc), an

expression, a statement, the regulation of the object naming of programme, etc.

Using algorithm with fitting string, Boyer-Moore algorithm becomes an important

option in translating process. The similarities between Pascal and C enables

both of them to be translated each other completely.

Moreover, Pascal and C are an introduction language for the beginner

programmers. The first value can influence the end one very much. If in the

beginning there have been the difficulties, they will cause many issues around

the programming knowledge to the beginner ones next time. Compounding the

value of translator that is connected to the mastery improvement of the base

programming knowledge, Hopefully it can be created a translator application

with the superiority of academic point of view.

Keywords :Translator, Pascal, Boyer-Moore

PENDAHULUAN

Seperti diketahui, proses alih kode

perangkat lunak dari satu bahasa ke

bahasa lain seringkali menjadi kendala

dikalangan programmer. Ada berbagai

alasan yang melatarbelakangi hal ini,

contohnya ketidakcukupan penguasaan

terhadap bahasa target, waktu, referensi,

dan lain-lain. Keperluan alih kode bahasa

pun dapat terjadi dengan alasan perubahan

proses

bisnis,

integrasi,

regulasi

perusahaan, adaptasi dengan teknologi

baru, hardware, maupun hal lainnya.

Proses alih kode tidaklah mudah,

terlebih jika kode sumber aplikasi yang

diterjemahkan kompleks dan memiliki

ukuran yang besar. Proses alih kode akan

membutuhkan banyak waktu dan tenaga,

serta rentan terhadap kesalahan. Maka

diperlukan suatu solusi untuk melakukan

proses alih kode secara otomatis dengan

bantuan sebuah alat. Alat yang dimaksud

adalah

program

yang

dapat

menterjemahkan kode sumber ke bahasa

lain yang dikehendaki. Alat tersebut di kenal

sebagai translator. Translator adalah pro-

gram yang menterjemahkan suatu huruf

dengan himpunan terkecil hingga terbesar

dari bahasa asal ke bahasa target.

bidang

TEKNIK