< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12Page 13Page 14

Page 7 of 14
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.11 No. 2

268

H a l a m a n

Diana Effendi, Tono Hartono, Andri Kurnaedi

Sama halnya dengan implementasi

stackbinary tree

pemecahan hirarki operator pada sebuah

ekspresi

(Gambar

.

Pada

implementasinya,

binary

tree

hanya

digunakan sebagai tempat penyimpanan

sementara dari potongan-potongan teks

yang dikenali sebagai sebuah ekpresi.

binary tree

pada translator:

1. Lakukan pencarian posisi dengan

menggunakan prosedur BM untuk 2

kata kunci pada teks. Kata kunci-1

merupakan kata kunci dengan arti buka

(tanda yang menyebutkan sebuah

awalan) dan Kata kunci-2 merupakan

kata kunci dengan arti tutup (tanda yang

menyebutkan sebuah akhiran). Contoh,

kata kunci-1 : “(“ dan kata kunci-2 : “)”

2. Jika jumlah posisi kedua kata kunci yang

ditemukan tidak sama (tidak sepasang)

maka berikan pesan kesalahan.

3. Jika jumlah posisi kedua karakter sama,

maka bandingkan antara posisi paling

pertama dari kata kunci-1 terhadap

posisi paling pertama dari kata kunci-2

pada teks.

4. Jika kata kunci-1 memiliki nilai

perbandingan terbesar, maka proses

ulang

rekursif

teks

dengan

menambahkan kata kunci awalan dan

akhiran pada kedua ujung teks.

5. Tambahkan setiap nilai posisi yang

binary tree. Binary

treebinary

treesubtree

subtree

node.

6. Urutkan

setiap

posisi

yang

berkesesuaian (pasangan) antara posisi

kata

kunci-1

dan

2

dengan

Pre-

Order. Pre-Order

pengolahan operasi terjadi dari posisi

buka-tutup terluar (hirarki terkecil).

Pre-Order -

mengunjungi

root

Bineary

Tree,

subtreesubtree

kanan secara rekursif.

7. Pada setiap proses pengunjungan,

dilakukan perubahan bentuk pada

binary tree

binary tree transversalPre-

Ordertree

8. Setelah posisi-posisi kata kunci-1 dan 2

telah

tersusun

sebagaimana

semestinya, terjemahkan bagian teks

yang

berada

pada

posisi

yang

berkesesuaian terhadap masing-masing

binary tree.

pengunjungan

subtree

dilakukan

Post-Order

,

terpecah dari bagian paling dalam

(hirarki terbesar).

Fungsi

utama

pada

Translator

terhadap teks yang dibentuk menjadi

pernyataan atau serangkaian pernyataan

pattern

tertentu yang diasumsikan sebagai pemisah

rangkaian pembentuk pernyataan Pascal.

Pencocokan ini dilakukan untuk memenggal

pattern

teks, sehingga teks dapat dikenali sebagai

pernyataan Pascal dan diterjemahkan ke

pernyataan C.

Kaidah pertama dari algoritma Boyer-

Moore ini adalah masing-masing karakter

pattern

kode ASCII yang sama terhadap target

karakter yang ada pada teks serta karakter-

pattern

terurut sama persis.

Kaidah yang kedua adalah hasil

penerjemahan

teks

berdasarkan

pattern

secara utuh jika teks telah sukses melalui

proses compile pada compiler Turbo Pascal

7.0.

Walaupun

demikian,

Translator

menerapkan fungsi-fungsi yang dapat

memastikan

kebenaran

sintaksis

pernyataan berdasarkan perolehan posisi

pattern

beberapa kesalahan sederhana pada

sintaksis sehingga dapat diterjemahkan ke

bentuk C. Dengan kata lain, suatu teks

memungkinkan diterjemahkan secara utuh,

sebagian, atau tidak sama sekali. Untuk itu,

dibutuhkan suatu basis pengetahuan dalam

pencocokan posisi dan pemenggelan