< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10

Page 5 of 10
next >

Majalah Ilmiah UNIKOM

Vol.11 No. 2

280

H a l a m a n

Alif Finandhita, Andri Heryandi

Host

Host

melindungi investasi untuk IPv4 dan tidak

absolute

yang dapat dilakukan secara bertahap

memungkinkan pengguna akhir dan

operator jaringan untuk menyebarkan IPv6

sesuai jadwal masing-masing.

Host-Host

menggunakan IPv6 dapat berkomunikasi di

antara sesamanya dengan melalui jaringan

internet yang masih menggunakan IPv4

tunneling

Tunneling

stack

layer

data dengan format data IPv6 dapat

dikirimkan melalui jaringan yang masih

menggunakan IPv4.

Ada beberapa mekanisme transisi

dual stack

tunneling

Gambar 4. Dual Stack IPv4/IPv6

Dual Stack IPv4/IPv6

Dual stack

mendukung kedua protokol IPv6 maupun

Hostrouter.

dual

stack IPv4/IPv6.

Tunneling

Tunneling

adalah

sebuah

mekanisme untuk menghubungkan dua

jaringan yang berbeda. Secara umum

tunnelling

Host.HostHost

tujuan dan merupakan jaringan sama.

tunneling

dengan melewatkan paket IPv6 melalui

jaringan IPv4 yang telah ada, tanpa

merubah infrasuktur IPv4 yang telah ada.

Ad a

b eb erapa

m ekanism e

tunneling6over4,

6to4, tunnel broker,Dual Stack

Transition Mechanism (DSTM).

6over4

dapat secara otomatis dienkapsulasi

melalui jaringan IPv4 dengan

IP Multicast.

6to4

berdasarkan alamat IPv4 atau disebut

IPv4-compatible IPv6 compatible

address.

Tunnel broker

mekanisme transisi IPv4 ke IPv6 secara

tunneling

konfigurasi secara otomatis untuk

tunneling

client

tunnel broker

dapat dianalogikan sebagai ISP dengan

IPv6 sebagai penyedia koneksi IPv6

client

jaringan internet dengan menggunakan

IPv4.

Dual Stack Transition Mechanism

(DSTM)

over

IPv6 untuk pengiriman melalui IPv6 se-

Application

Transport

IPv4

IPv6

Network Interface

Gambar 5. Mekanisme Transisi Tunneling